Lalu kemudian Programme for International Student Assessment (PISA) dari OECD mengukur kemampuan siswa berusia 15 tahun dalam membaca, matematika, dan sains. Dalam hasil PISA 2022, sebanyak 25 persen siswa Indonesia mencapai setidaknya Level 2 dalam kemampuan membaca. Angka tersebut bersinggungan dengan proporsi peserta yang memenuhi tingkat kecakapan dasar menurut kerangka asesmen PISA.

TGM dan PISA tidak dapat dipertukarkan. TGM berhubungan dengan kebiasaan masyarakat memperoleh informasi, sedangkan PISA menguji kemampuan siswa memahami, menggunakan, dan merefleksikan bacaan dalam situasi tertentu. IPLM pun memiliki fokus berbeda karena menilai pembangunan ekosistem perpustakaan.

Perubahan metodologi juga perlu mendapat perhatian. Perpusnas menetapkan pembaruan formulasi pengukuran IPLM dan TGM pada 2025. Karena itu, pembaca perlu memeriksa pedoman dan tahun pengukuran sebelum membandingkan hasil antar tahun.

Indeks literasi akan lebih [bermakna] apabila masyarakat membaca angka bersama definisi, metode, cakupan responden, dan konteks kebijakannya. Tanpa ketelitian tersebut, angka mudah berubah menjadi slogan, sementara persoalan yang hendak diukur justru luput dari perhatian.

Penulis:Supriadi Buraerah, Sekolah Menulis Elipsis.

Untuk mendapatkan informasi dan berita terbaru, ikuti kanal media sosial InsertRakyat.com melalui WhatsApp, Facebook, Instagram, dan TikTok. Tetap terhubung dengan informasi, perluas wawasan, dan ikuti perkembangan berbagai peristiwa bersama kami.

Temukan kami di:

WhatsApp Channel | Facebook | Instagram | TikTok

BERITA TERKINI EDITORIAL