JAKARTA, INSERTRAKYAT.COM — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah membangun 265 Sekolah Rakyat dalam dua tahun pertama pemerintahan. Program ini membuka akses pendidikan untuk 45 ribu anak.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan informasi tersebut dalam keterangan tertulis pada Senin, 26 Oktober 2026. Ia menceritakan kunjungannya ke Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Teddy mengunjungi sekolah itu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Ia ingin melihat langsung aktivitas siswa menjelang waktu istirahat malam setelah perjalanan dari Hambalang.
“Tadi malam, sepulang dari Hambalang, saya menyempatkan diri mampir ke Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cikarang, Jawa Barat,” ujar Teddy.
Ia melihat gedung baru, fasilitas lengkap, serta lingkungan sekolah yang mendukung kegiatan belajar. Teddy juga mengapresiasi kepala sekolah, guru, dan wali asrama yang mendampingi siswa setiap hari.
Kunjungan itu memberinya kesempatan untuk berbincang langsung dengan para siswa. Salah satu cerita yang ia dengar berasal dari Al Tariq, anak yang kehilangan kedua orang tuanya sejak berusia tiga tahun.
Kini, Al Tariq belajar di Sekolah Rakyat dan bercita-cita menjadi dokter spesialis. Teddy menyebut Al Tariq ingin menjadi dokter spesialis terhebat di Indonesia.
“Saya juga berkesempatan mendengar banyak cerita dari anak-anak. Salah satunya Al Tariq, yang sejak usia 3 tahun telah kehilangan kedua orang tuanya. Kini, di Sekolah Rakyat, ia kembali memiliki kesempatan untuk belajar dan punya cita-cita besar, ingin menjadi dokter spesialis terhebat di Indonesia suatu hari nanti,” tulis Teddy.
Teddy berharap seluruh anak Indonesia memperoleh kesempatan untuk mengenyam pendidikan dan meraih cita-cita tanpa terkecuali.
“Semoga seluruh anak-anak Indonesia tanpa terkecuali, dapat meraih cita-cita mereka kelak,” pungkasnya.
Jurnalis: Redho Fitriyadi
Editor: Supriadi Buraerah
















































