BANYUWANGI, INSERTRAKYAT.COM — Ketua Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat (APPM), M. Rofiq Azmi, berencana meminta DPRD Kabupaten Banyuwangi menggelar hearing untuk membahas penanganan dugaan kasus asusila yang disebut melibatkan siswa SMAN 1 Genteng sekitar dua tahun lalu.

Rofiq ingin forum tersebut mengklarifikasi langkah penanganan, perlindungan anak, serta kewenangan sekolah dan instansi pendidikan terkait. Pembahasan diharapkan menghasilkan tindak lanjut berdasarkan fakta dan ketentuan hukum.

“Langkah ini bukan untuk menghakimi pihak tertentu, melainkan memastikan persoalan ditangani berdasarkan data, kebenaran, dan proses yang adil,” ujar Rofiq, Selasa (20/10/2026).

Ia berharap hearing melibatkan DPRD Banyuwangi, pihak sekolah, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, wali murid, serta tenaga profesional sesuai kebutuhan.

Forum itu juga diharapkan membahas kendala penanganan, pengawasan lingkungan sekolah, dan pendampingan bagi anak yang membutuhkan. Jika diperlukan, tenaga profesional dapat melakukan asesmen untuk menentukan bentuk pendampingan dan pemulihan yang sesuai.

Rofiq meminta sekolah menjaga komunikasi dengan orang tua tanpa membuka identitas atau data pribadi anak. Setiap keputusan terkait lingkungan belajar perlu mengacu pada hasil evaluasi dan ketentuan yang berlaku.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan materi intim atau informasi yang dapat merugikan anak.

“Anak yang menjadi korban harus dilindungi, anak yang terlapor diperlakukan sesuai hukum, dan seluruh murid berhak mendapatkan lingkungan belajar yang aman,” tuturnya.

Hearing tersebut diharapkan menjadi ruang klarifikasi dan evaluasi agar perlindungan anak berjalan seiring dengan penghormatan terhadap proses hukum serta hak setiap pihak.

(Tim InsertRakyat.com) Ikuti Informasi dari berbagai daerah bersama InsertRakyat.com.

BERITA TERKINI EDITORIAL