BANDA ACEH, INSERTRAKYAT.COMKetua Fraksi Partai NasDem DPR Aceh Nurchalis menerima Anugerah Gebrakan Sang Pemimpin dalam Serambi Awards 2026. Sabtu malam. Di balik penghargaan tersebut, ia membawa gagasan penguatan ekonomi Barat Selatan Aceh (Barsela) melalui pengelolaan sumber daya dan peningkatan nilai tambah di daerah.

Nurchalis menilai pembangunan Barsela tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Delapan wilayah, yakni Aceh Barat, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Subulussalam, dan Simeulue, memiliki potensi berbeda yang dapat dikembangkan dalam satu agenda pembangunan yang saling terhubung.

“Kolaborasi menjadi kata kunci kemajuan Barsela,” kata Nurchalis.

Menurut dia, pembangunan daerah tidak semestinya hanya diukur dari pembangunan jalan, jembatan, dan infrastruktur fisik. Dampak ekonomi juga perlu menjadi ukuran, terutama dalam penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan pengembangan nilai tambah komoditas.

Gagasan 3M Nurchalis

Salah satu gagasan yang ditawarkan Nurchalis adalah konsep 3M: Mengelola di Aceh, Memproduksi di Aceh, dan Menjual dari Aceh.

Gagasan tersebut diarahkan agar Aceh tidak terus bergantung pada penjualan bahan baku. Komoditas yang dihasilkan daerah, menurut Nurchalis, perlu mendapat proses pengolahan sehingga nilai ekonominya dapat meningkat sebelum dipasarkan.

Ia menyebut sejumlah potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari pertambangan, batu bara, hasil laut, perkebunan sawit, hingga posisi strategis kawasan pesisir Aceh yang menghadap Samudra Hindia.

Bagi Nurchalis, pengelolaan potensi tersebut perlu diikuti dengan kemampuan produksi di daerah. Dengan cara itu, manfaat ekonomi dari sumber daya yang dimiliki Aceh diharapkan tidak berhenti pada tahap pengambilan atau produksi bahan mentah.

CSR perusahaan diarahkan ke pembangunan daerah

Nurchalis juga mendorong keterlibatan dunia usaha dalam pembangunan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Ia menilai program CSR perusahaan swasta maupun BUMN dapat diarahkan agar lebih terhubung dengan kebutuhan pembangunan daerah. Perusahaan, menurutnya, dapat menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan program sosial dan ekonomi yang lebih terintegrasi.

Selain dunia usaha, Nurchalis menempatkan perguruan tinggi sebagai bagian penting dalam pembangunan Barsela.

Ia menilai kampus tidak hanya berfungsi mencetak sarjana, tetapi juga perlu menjadi pusat riset yang mampu membaca persoalan daerah dan menghasilkan solusi berbasis ilmu pengetahuan.

Pandangan itu berkaitan dengan latar belakang pendidikannya. Nurchalis merupakan lulusan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dan melanjutkan pendidikan magister agribisnis hingga pendidikan doktoral di bidang ilmu pertanian.

Pengalaman birokrasi sebelum masuk politik

Sebelum menjadi politisi, Nurchalis meniti karier di pemerintahan.

Ia memulai karier di lingkungan Kementerian Kehutanan dan Perkebunan pada 2000. Perjalanannya kemudian berlanjut di sejumlah instansi, termasuk Dinas Kehutanan Aceh, Dinas Kehutanan Simeulue, serta Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Nagan Raya.

Ia juga pernah menangani sejumlah bidang yang berkaitan dengan investasi, produksi perkebunan, administrasi pembangunan, dan pengadaan.

Nurchalis kemudian masuk ke politik dan pernah maju sebagai calon Wakil Bupati Nagan Raya pada 2007 serta calon Bupati Nagan Raya pada 2017.

Kini, ia menjalankan tugas sebagai Ketua Fraksi Partai NasDem DPR Aceh periode 2025–2029.

Penghargaan dalam Serambi Awards 2026 menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Namun, gagasan pembangunan yang dibawanya masih membutuhkan implementasi dan hasil yang dapat diukur.

Bagi Barsela, tantangan berikutnya bukan hanya menjaga potensi sumber daya alam, tetapi bagaimana potensi itu diolah menjadi kegiatan ekonomi yang menciptakan pekerjaan dan nilai tambah di daerah.

Konsep 3M yang ditawarkan Nurchalis menempatkan pengolahan dan produksi di Aceh sebagai salah satu gagasan untuk mencapai tujuan tersebut. Pelaksanaannya akan bergantung pada kebijakan pemerintah, keterlibatan dunia usaha, dukungan riset perguruan tinggi, serta partisipasi masyarakat.

.

.

.

Baca berita terbaru InsertRakyat.com langsung di WhatsApp. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terpasang di HP, lalu buka Channel InsertRakyat.com dan klik Ikuti.

Jurnalis: Rifqi Maulana

Editor   : Supriadi Buraerah