JAKARTA, InsertRakyat.com – Rayya, penulis cilik berusia 10 tahun, menghadirkan buku Rayya – What Are We Made For?” yang mengajak anak-anak mengenali potensi diri sekaligus memahami tujuan hidup.

Buku tersebut mengangkat pertanyaan sederhana tetapi penting bagi anak-anak: untuk apa manusia diciptakan dan apa yang dapat dilakukan untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

Baca JugaKetika Anak Rajin Membaca Buku Ilmu Pendidikan, Bangsa Akan Tumbuh Sehat!

Melalui kisah yang disampaikan dengan bahasa ringan, Rayya memperkenalkan sejumlah nilai kehidupan kepada pembaca anak. Di antaranya rasa syukur, keberanian, kebaikan, kasih sayang, empati, serta kepercayaan diri.

Pesan-pesan tersebut diperkuat dengan ilustrasi berwarna yang dirancang agar sesuai dengan dunia anak.

Dengan pendekatan itu, buku tidak hanya menawarkan cerita, tetapi juga membuka ruang bagi anak dan orang tua untuk membaca dan berdiskusi bersama.

Buku Rayya – What Are We Made For? juga mengajak anak memahami bahwa setiap orang memiliki potensi dan tujuan yang berbeda.

“Anak didorong untuk mengenali kelebihan dirinya, berani bermimpi, serta memahami bahwa keberadaan seseorang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan sesama,” ujar Dian Novita Susanto, sang ibunda, kepada InsertRakyat.com, Jumat (28/8/2029).

Kehadiran karya Rayya sekaligus menunjukkan bahwa anak dapat menjadi penulis dan menyampaikan gagasannya kepada pembaca seusianya.

“Buku ini dapat dibaca bersama keluarga, termasuk sebagai bacaan sebelum tidur maupun hadiah untuk anak,” kata Dian yang juga seorang aktivis perempuan Indonesia.

Saat ini, Rayya – What Are We Made For? tersedia dalam program promosi peluncuran dengan harga khusus dalam waktu terbatas. Buku dapat diperoleh melalui tautan Shopee pada bio akun Instagram @DreamBloom.

Melalui buku tersebut, Rayya berharap anak-anak dapat tumbuh dengan rasa syukur, keberanian untuk bermimpi, serta kesadaran untuk menjadi pribadi yang membawa kebaikan bagi orang lain.

Penulis: Fitrah Helmy
Editor: Muhammad Subhan