JAKARTA, INSERTRAKYAT.COM — Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyebut kepala daerah sebagai petarung karena harus menjalankan kepemimpinan di tengah berbagai tuntutan. Setidaknya ada lima tantangan yang harus mereka hadapi.

Bima menyampaikan hal itu dalam kegiatan Pemimpin Daerah Awards 2026 di Jakarta Concert Hall (JCH), Gedung iNews Tower, MNC Center, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Baca Juga :  Kekuatan Pembuktian Foto Copy yang Diakui Pihak Lawan, Ini Bukan Soal Isu Ijazah Palsu!

Menurut Bima, tantangan pertama adalah mengawal program strategis nasional. Kepala daerah juga harus menjalankan janji kampanye yang telah disampaikan kepada masyarakat.

Tantangan berikutnya berkaitan dengan pelayanan dasar. Kepala daerah dituntut tetap memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan meski menghadapi berbagai keterbatasan.

Selain itu, kepala daerah bekerja di tengah algoritma media kekinian yang dinilai semakin tajam dan kritis. Setiap kebijakan dapat dengan cepat menjadi perhatian publik.

Baca Juga :  Mendagri Tito : Pemda Wajib Dukung Program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

Tantangan kelima adalah menjalankan pemerintahan dalam koridor hukum yang jelas. Karena itu, Bima menilai kepemimpinan daerah membutuhkan ketangguhan sekaligus konsistensi.

“Di retret, kami menyebut mereka para petarung,” kata Bima.

Ia mengatakan penghargaan yang diterima kepala daerah tidak semata-mata menjadi pencapaian pribadi. Apresiasi tersebut juga mencerminkan kerja berbagai pihak yang terlibat dalam menjalankan program dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kejaksaan RI Peduli Korban Banjir: Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin Salurkan Bantuan

Bima berharap penghargaan dapat menjadi bentuk penghormatan sekaligus inspirasi bagi para pemimpin daerah untuk terus bekerja dan melayani masyarakat.

.

.

.

Penulis : Rifqi Maulana

Editor    : Supriadi Buraerah

FAKTA BICARA • RAKYAT MENILAI Kategori
InsertRakyat.com
HEADLINE NEWS
Memuat berita terbaru…
Fakta Bicara, Rakyat Menilai Semua berita ↗