PASAMAN BARAT, InsertRakyat.com – Penulis muda Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, yang terdiri atas pelajar dan mahasiswa antusias mengikuti lokakarya menulis puisi bermuatan budaya lokal.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk mengenali kekayaan budaya daerah sekaligus menuangkannya ke dalam karya sastra.
Selain pelajar dan mahasiswa, kegiatan yang digelar Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Pondok Buku Olalaa Ujung Gading itu juga diikuti guru dan pegiat taman bacaan di Pasaman Barat.
Lokakarya berlangsung di Pendopo Yayasan Al-Mukhlishin, Minggu (23/8/2026). Kegiatan tersebut didukung dana hibah Komunitas Literasi (Komlit) dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dengan pendampingan Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat.
Hadir sebagai narasumber, penulis dan pegiat literasi Muhammad Subhan, yang juga founder Sekolah Menulis elipsis, serta penulis dan Ketua Forum Pegiat Literasi Pasaman Barat Denni Meilizon.
Muhammad Subhan menyampaikan materi tentang citraan dalam puisi. Ia menjelaskan bahwa citraan merupakan salah satu kekuatan penting dalam puisi karena membantu pembaca membayangkan, merasakan, atau mengalami kembali sesuatu yang digambarkan penyair melalui kata-kata.
Menurutnya, penyair tidak cukup hanya menyampaikan perasaan secara langsung. Pengalaman, suasana, benda, bunyi, aroma, warna, hingga gerak dapat diolah menjadi citraan sehingga puisi terasa lebih hidup.
“Dengan citraan, kata-kata yang sederhana dapat menghadirkan pengalaman yang kuat bagi pembaca,” ujar penulis buku puisi “Tungku Api Ibu” itu.

Muhammad Subhan juga mendorong peserta menggali lingkungan terdekat sebagai sumber penciptaan. Pasaman Barat, kata dia, memiliki kekayaan pengalaman sosial, alam, sejarah, dan budaya yang dapat menjadi bahan puisi.
Ia mengingatkan peserta bahwa daerah itu memiliki jejak penting dalam sejarah sastra Indonesia. Dari Pasaman Barat pernah lahir Sariamin Ismail, yang juga dikenal dengan nama pena Selasih atau Selasih Selaguri, seorang novelis perempuan yang disebut sebagai novelis perempuan pertama Indonesia.
Jejak kepengarangan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Pasaman Barat untuk terus menulis dan melahirkan karya.
Sementara itu, Denni Meilizon menyampaikan materi tentang pengenalan budaya lokal yang terdapat di Pasaman Barat. Ia mengajak peserta melihat budaya bukan sekadar sesuatu yang diwariskan dari masa lalu, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari yang terus tumbuh dan berubah.
Menurut Denni, banyak hal di sekitar masyarakat yang dapat menjadi sumber penulisan, mulai dari tradisi, kesenian, bahasa, makanan, permainan tradisional, cerita rakyat, adat, hingga kehidupan masyarakat di nagari.
Peserta juga didorong untuk lebih dekat dengan lingkungan sosial dan budaya mereka. Dengan mengenali budaya sendiri, penulis muda dapat menghasilkan karya yang memiliki identitas dan tidak mudah tercerabut dari akar daerahnya.
Ia menekankan pentingnya mendokumentasikan budaya lokal melalui tulisan. Sebab, ketika sebuah tradisi, cerita, atau pengetahuan masyarakat dituangkan dalam karya sastra, pengalaman tersebut tidak hanya menjadi kenangan, tetapi juga dapat dibaca dan dipelajari oleh generasi berikutnya.
Founder TBM Pondok Buku Olalaa, Sumira Putri, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
Menurutnya, taman bacaan yang dikelolanya hampir setiap hari aktif dengan berbagai kegiatan literasi, khususnya dalam mendampingi anak-anak.
“TBM bukan hanya tempat membaca buku, tetapi juga ruang untuk belajar, berkarya, dan bertumbuh bersama,” ujarnya.
Hasil lokakarya menulis puisi tersebut direncanakan akan dibukukan. Karya peserta diharapkan menjadi dokumentasi kreativitas penulis muda sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan budaya lokal Pasaman Barat melalui karya sastra.
Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi langkah awal lahirnya penulis-penulis berbakat dari Pasaman Barat yang terus berkarya dan membawa cerita daerahnya ke ruang yang lebih luas.
Penulis: Fitrah Helmy
Editor: Supriadi Buraerah


































































