PASAMAN BARAT, InsertRakyat.com — Di sela kunjungannya ke Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Pasaman Barat, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Komisi V dari Fraksi NasDem, Salamat Simamora, menyempatkan diri singgah ke Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Pondok Buku Olalaa, Senin (24/8/2026).

Anggota dewan tersebut disambut Founder TBM Pondok Buku Olalaa, Sumira Putri. Pertemuan diisi percakapan ringan yang kemudian berkembang pada berbagai hal, mulai dari keberadaan TBM Olalaa, kegiatan yang sedang dijalankan, aktivitas anak-anak yang datang membaca, hingga perkembangan gerakan literasi di Kecamatan Lembah Melintang.

Dalam kesempatan tersebut, pengelola TBM Olalaa turut berbagi cerita mengenai berbagai kegiatan yang selama ini dilakukan untuk membuka akses literasi bagi anak-anak dan masyarakat. TBM tidak hanya diarahkan sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang belajar, berkegiatan, dan bertemu bagi masyarakat.

Bagi TBM Olalaa, kunjungan anggota dewan tersebut menjadi bentuk perhatian yang berarti terhadap keberadaan ruang literasi yang tumbuh dari masyarakat.

“Kehadiran tamu dan berbagai pihak di ruang sederhana TBM menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kegiatan sekaligus berbagi pengalaman mengenai proses membangun gerakan literasi secara bertahap,” ujar Sumira.

Sumira juga berterima kasih karena di sela kesibukannya dan saat berada di Ujung Gading, wakil rakyat tersebut berkenan melihat TBM Olalaa.

“Obrolannya sederhana, tetapi bagi kami sangat berarti,” ujar Sumira Putri.

Menurutnya, keberadaan TBM Olalaa terus dikembangkan secara bertahap dengan semangat untuk menghadirkan ruang yang dekat dengan anak-anak dan masyarakat.

Sementara itu, Salamat Simamora pada kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas eksistensi TBM Olalaa yang terus mendampingi masyarakat, khususnya anak-anak, dalam kegiatan membaca buku.

“Tidak mudah mengelola taman bacaan, tetapi Olalaa tetap eksis dengan gerakannya yang selalu berupaya mendekatkan buku kepada anak-anak dan masyarakat,” ujar Salamat.

Ia menilai keberadaan taman bacaan masyarakat memiliki peran penting dalam menumbuhkan minat baca dan menciptakan ruang belajar alternatif bagi anak-anak.

Menurutnya, gerakan literasi yang tumbuh dari masyarakat perlu terus didukung agar dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana sederhana dan penuh keakraban. Bagi pengelola TBM Olalaa, pertemuan itu menjadi bagian dari perjalanan membangun gerakan literasi yang dilakukan secara perlahan, konsisten, dan melibatkan berbagai pihak.

Penulis: Fitrah Helmy
Editor: Muhammad Subhan