PALEMBANG, InsertRakyat.com — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga tingkat desa. Langkah itu diperlukan untuk mencegah munculnya titik api baru di tengah kemarau yang berlangsung cukup panjang.

Pria kelahiran Palembang, 26 Oktober 1964, itu menyampaikan penegasan tersebut dalam Rapat Satgas Karhutla Provinsi Sumatera Selatan di Posko Utama Satgas Karhutla Sumatera Selatan, Kota Palembang, Senin (24/8/2026). Rapat tersebut dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

Mantan Kapolri itu mengatakan pemerintah daerah perlu melibatkan TNI dan Polri dalam pencegahan karhutla. Kedua institusi memiliki jajaran hingga tingkat desa yang dapat membantu mencegah pembakaran lahan.

Menurut Mendagri, pencegahan harus dilakukan dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan. Pendekatan tersebut juga perlu diberikan kepada orang-orang yang kerap melakukan pembakaran.

Tito mengatakan pendekatan hukum dapat diterapkan kepada pihak yang tetap melakukan pembakaran setelah diberikan pemahaman.

“Nah, ini dikumpulkan, di-move sedikit, di-bluffing, supaya mereka mentaati, kalau enggak, akan dilakukan pendekatan hukum yang tegas. Kami kira demikian,” ujar Mendagri.

Mendagri Tito Karnavian dalam rapat Satgas Karhutla Sumatera Selatan di Palembang
Mendagri Tito Karnavian dalam rapat Satgas Karhutla Sumatera Selatan di Palembang

Lebih dalam Mendagri menegaskan pemadaman dan pencegahan harus berjalan bersamaan. Penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan area yang sudah terbakar.

Saat ini, tim gabungan menangani area terbakar seluas sekitar 1.900 hektare. Di tengah proses pemadaman itu, pemerintah juga harus mencegah pembakaran baru karena kemarau masih berlangsung.

“Ini sambil yang 1.900 hektare dikeroyok rame-rame untuk dipadamkan, paralel dengan itu karena ini seperti kami sampaikan di Pekanbaru tadi, kemarau yang cukup lumayan panjang, Pak, jadi jangan sampai terjadi pembakaran baru,” kata Mendagri di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Sebelum mengikuti rapat di Palembang, Mendagri juga menghadiri Rapat Internal Karhutla bersama Presiden Prabowo Subianto di Posko Aju, Kota Pekanbaru, Riau.

Pemerintah daerah bersama TNI dan Polri diminta memastikan pencegahan berjalan hingga tingkat desa. Langkah tersebut dilakukan bersamaan dengan pemadaman area yang telah terbakar untuk mencegah munculnya titik api baru.

.

Penulis : Junaedi.R

Editor    : Supriadi Buraerah