SINJAI, INSERTRAKYAT.com — Proyek pemerintah di Kabupaten Sinjai menuai sorotan masyarakat. Sejumlah hal di lapangan idealnya perlu dijelaskan, mulai pembayaran tenaga kerja, pekerjaan galian pondasi hingga penggunaan material. Sabtu (22/8/2026).
Seorang tukang yang ditemui jurnalis mengungkapkan dirinya menerima pembayaran Rp1,5 juta. “Saya dibayar Rp1,5 juta, setiap satu unit pekerjaan,” ujar tukang tersebut saat ditemui di lokasi proyek.
Pekerjaan galian pondasi juga menjadi bagian yang dipertanyakan. Menurut keterangan tukang (pekerja), kegiatan tersebut (galian) dilakukan secara swadaya karena tidak memiliki anggaran khusus dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Galiannya dikerjakan secara swadaya. Tidak ada anggaran galian,” ungkapnya.
Informasi menyebutkan nilai anggaran sebesar kurang lebih Rp2 Miliar. Dinas terkait masih diupayakan dikonfirmasi untuk informasi secara utuh. (M/S).
































































