KOLAKA, INSERTRAKYAT.COM — Sebanyak 240 atlet dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Open Turnamen Catur Nasional yang digelar Pengurus Percasi Kabupaten Kolaka di Alun-Alun Sembilan Belas Nopember, Kolaka, Sulawesi Tenggara, 2–4 Oktober 2026.
Turnamen tersebut mempertandingkan sembilan babak dengan menggunakan Sistem Swiss. Pada hari pertama, panitia menjadwalkan technical meeting pukul 14.00 WITA, kemudian pertandingan dilanjutkan dengan dua babak.
Ketua panitia pelaksana, Akbar Kabaruddin, ST, mengatakan turnamen tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah dan menyediakan total hadiah Rp100 juta.
“Sebanyak 240 atlet catur yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Open Turnamen Catur yang diselenggarakan oleh Percasi Kolaka,” kata Akbar dalam wawancara Insertrakyat.com pada Jumat.
Menurut dia, turnamen tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengukuhan Pengurus Percasi Kabupaten Kolaka masa bakti 2026–2030. Pengukuhan dijadwalkan berlangsung Sabtu, 3 Oktober 2026, di lokasi yang sama dan disebut akan dilakukan Ketua Percasi Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua.
Akbar mengatakan panitia menyambut para atlet yang mengikuti pertandingan dan mengingatkan peserta untuk menjaga sportivitas selama kompetisi.
“Kami selaku panitia mengucapkan selamat datang di turnamen catur Kolaka, selamat bertanding dan tetap junjung tinggi sportivitas,” ujarnya.

Ketua Harian Percasi Sulawesi Tenggara, Muh Usman, SE, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan turnamen tersebut. Ia menilai jumlah peserta dan keterlibatan atlet dari berbagai provinsi membuat kompetisi itu memiliki cakupan nasional.
Selain kategori umum, panitia juga mempertandingkan kelompok umur junior untuk tingkat SD, SMP, dan SMA. Kategori tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet muda melalui kompetisi.
“Pesertanya berdatangan dari berbagai provinsi dan sudah skala nasional. Di samping itu, panitia mempertandingkan kelompok umur kategori yunior tingkat SD, SMP dan SMA,” kata Usman.

Pertandingan kelompok umur dapat menjadi bagian dari pembinaan untuk menemukan atlet muda yang berpotensi membawa nama Kabupaten Kolaka dan Sulawesi Tenggara dalam kompetisi yang lebih tinggi.
Usman juga menyebut turnamen tersebut menjadi salah satu ajang eksibisi menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang menurut keterangannya akan diselenggarakan dalam waktu dekat.
Ia mengingatkan para atlet untuk menjaga kesehatan serta menjadikan kompetisi bukan hanya sebagai arena pertandingan, tetapi juga ruang membangun hubungan antar atlet dari Kolaka dan daerah lain.
“Turnamen ini merupakan ajang eksibisi menjelang Porprov yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini. Kami berharap turnamen ini selain menjadi ajang kompetisi juga menjadi ajang silaturahmi bagi para atlet Kolaka dengan atlet luar daerah,” ujarnya.
Pantauan langsung Insertrakyat.com dalam pada itu, (Jumat,-red), pertandingan kemudian dibuka secara simbolis oleh Usman dengan mengetukkan mikrofon sebanyak tiga kali sebagai tanda dimulainya babak pertama.
Jurnalis: Ibhar
Editor : Supriadi Buraerah

























































