“Ada sejumlah pesan sederhana yang dibagikan Ustaz Adi Hidayat melalui kanal WhatsApp pribadinya pada 11–12 Agustus 2026. Isinya menyentuh banyak hal, mulai dari menerima ketetapan Allah, soal cinta, menjaga hijab, hingga pentingnya adab sebelum menuntut ilmu.
JAKARTA, INSERTRAKYAT.COM, — Ustaz Adi Hidayat kembali menyapa masyarakat melalui kanal WhatsApp pribadinya. Dalam unggahan kali ini, ia membagikan beberapa pesan keagamaan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Yang menarik, unggahan tersebut kali ini turut disertai foto Ustaz Adi Hidayat. Pesan yang dibagikan pun beragam dan mengajak pembaca untuk melihat kembali cara menjalani kehidupan.
Salah satu pesannya berbicara tentang kehilangan. Ustaz Adi Hidayat mengingatkan agar seseorang tetap percaya pada ketetapan Allah ketika sesuatu yang dimiliki harus pergi.
“Jika Allah mengambil sesuatu darimu, Dia pasti akan menggantinya dengan yang lebih baik. Percayalah pada rencana-Nya karena Allah adalah sebaik-baiknya perencana.”
Pesan berikutnya menyentuh soal cinta. Ia mengingatkan bahwa kecantikan dan harta dapat berubah seiring waktu, sementara agama menjadi salah satu dasar yang penting dalam sebuah hubungan.
“Cintailah seseorang karena agamanya, karena kecantikan dan harta bisa pudar seiring waktu. Cinta karena Allah akan membawa kalian berdua sampai ke surga kelak.”
Tak hanya soal cinta, Ustaz Adi Hidayat juga mengingatkan pembaca untuk menjaga ucapan dan sikap kepada orang lain.
“Jangan memandang rendah orang lain karena kita tidak tahu akhir hidup seseorang. Bisa jadi orang yang kita rendahkan memiliki kedudukan tinggi di mata Allah.”
Pesan tersebut kemudian berlanjut pada soal masa lalu. Menurut pesan yang dibagikannya, masa lalu yang kelam tidak seharusnya membuat seseorang berhenti memperbaiki diri.
“Masa depanmu tidak ditentukan oleh masa lalumu yang mungkin pernah kelam. Allah adalah Maha Pengampun bagi siapa saja yang mau bertaubat dan memperbaiki diri.”
Pada 12 Agustus, ada pula pesan tentang menjaga hijab. Pesan tersebut dibagikan dalam bahasa Arab dan disertai terjemahan bahasa Indonesia.
“Sejauh apapun dunia menghasut mu, jangan pernah singkatkan tudung yang sudah kau labuh kan.”
Kemudian ada satu pesan yang cukup kuat tentang hubungan antara ilmu dan adab.
“Ilmu tanpa adab hanyalah seperti pohon yang tidak berbuah, bahkan bisa membahayakan. Milikilah adab yang baik terlebih dahulu sebelum engkau menuntut ilmu yang tinggi.”
Dari rangkaian pesan itu, Ustaz Adi Hidayat mengangkat hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan: bagaimana menerima kehilangan, memilih pasangan, memperlakukan orang lain, berdamai dengan masa lalu, menjaga prinsip, dan menempatkan adab sebelum ilmu.
Dukung terus jurnalisme InsertRakyat.com dengan mengikuti atau mem-follow kanal WhatsApp dan media sosial kami. Tetap bersama kami untuk mendapatkan informasi bermanfaat, dan dekat dengan kehidupan dan ruang publik.
.
Penulis : Wahyuddin
Editor : Tim Redaksi











































