SINJAI, INSERTRAKYAT.COM — SMA Negeri 10 Sinjai menggelar Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS menggunakan sistem electronic voting (e-voting). Proses pemilihan berlangsung di lapangan sekolah dan mendapat pengawasan dari KPU Sinjai serta Bawaslu Sinjai.
SMA Negeri 10 Sinjai menggelar Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pilketos) secara serentak dengan menggunakan sistem e-voting. Pemungutan suara berlangsung di lingkungan SMA Negeri 10 Sinjai, Kecamatan Sinjai Timur.
Pelaksanaan Pilketos melibatkan sekitar 200 pemilih dari kalangan pelajar. Sedikitnya dua pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS dari kelas X dan XI mengikuti pemilihan untuk masa kepengurusan satu tahun.
Berbeda dari pemilihan menggunakan kertas suara, siswa memberikan suara melalui komputer yang ditempatkan di bilik pemilihan. Siswa dari setiap kelas memilih secara bergiliran sebelum proses pemungutan suara dilanjutkan dengan keterlibatan guru dan pegawai sekolah.
Kegiatan tersebut dibuka Kepala SMA Negeri 10 Sinjai Aridwati Amier. Pelaksanaan pemilihan juga mendapat pengawasan langsung dari KPU Sinjai dan Bawaslu Sinjai sebagai bagian dari pembelajaran demokrasi di lingkungan sekolah.
Pembina OSIS SMA Negeri 10 Sinjai, Fariati, mengatakan pelaksanaan Pilketos menggunakan sistem e-voting mengikuti pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS secara serentak yang diarahkan Dinas Pendidikan Provinsi.
“Jadi sistem pemilihan Ketua OSIS ini dari Dinas Pendidikan Provinsi. Sekolah melaksanakan pemilihan Ketua OSIS secara serentak melalui e-voting, tidak menggunakan kertas suara,” kata Fariati.
Menurut Fariati, penggunaan sistem elektronik membuat proses pemilihan lebih cepat. Sistem tersebut juga menjadi pengalaman bagi siswa untuk mengenal proses pemungutan suara dengan memanfaatkan teknologi.
Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS ini menjadi bagian dari pembelajaran demokrasi di sekolah. Siswa tidak hanya memilih calon pemimpin organisasi, tetapi juga mengikuti proses pemungutan suara secara tertib dan transparan.
Pihak sekolah berharap pemimpin OSIS yang terpilih dapat menjalankan tugas selama satu tahun dengan tanggung jawab serta membawa kegiatan organisasi ke arah yang positif.
Pelaksanaan Pilketos berlangsung tertib. Keterlibatan KPU Sinjai dan Bawaslu Sinjai juga memberi pengalaman langsung kepada siswa mengenai proses demokrasi dan pemungutan suara yang transparan.
(Tim InsertRaktat.com).








































