PADANG PANJANG, InsertRakyat.com — Novelis sekaligus Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, dalam rangkaian Safari Sumatera 2026, akan menyinggahi Kota Padang Panjang, khususnya ke Komunitas Seni Kuflet, Selasa (6/10/2026).
Di Kuflet, Gol A Gong membuka “dapur” kepenulisan bersama pelajar, mahasiswa, guru, penulis, dan pegiat literasi. Pertemuan ini akan membedah proses kreatif, masa depan penulis, industri buku, hingga tantangan komunitas literasi di tengah era digital.
Pertemuan bertajuk “Jumpa Novelis & Duta Baca Indonesia Gol A Gong” tersebut diselenggarakan Komunitas Seni Kuflet bekerja sama dengan Sekolah Menulis elipsis, mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB.
Tidak sekadar menjadi ajang bertatap muka, kegiatan ini dirancang sebagai ruang diskusi interaktif yang mendalam. Para peserta akan diajak menyelami proses kreatif kepenulisan, merumuskan strategi penguatan komunitas literasi di era digital, membaca arah industri buku dan masa depan penulis, membedah seni mengubah keterbatasan menjadi kekuatan, hingga mendalami teknik travel writing berdasarkan pengalaman menjelajah dunia melalui buku.
“Ya, saya akan datang ke Padang Panjang,” ujar Gol A Gong kepada InsertRakyat.com via pesan WhatsApp.
Pendiri sekaligus Pimpinan Komunitas Seni Kuflet, Dr. Sulaiman Juned, S.Sn., M.Sn., menyambut antusias kedatangan Gol A Gong ke Padang Panjang.
“Kami menyambut gembira kedatangan Gol A Gong ke Kuflet. Ini momentum berharga bagi seniman, penulis, dan pegiat literasi untuk berdiskusi serta berbagi pengalaman secara langsung,” ujar Sulaiman.
Sulaiman menegaskan bahwa Kuflet sejak awal didirikan tidak hanya berfokus pada aktivitas berkesenian, tetapi juga konsisten menjadi ruang perjumpaan lintas gagasan.
“Kuflet adalah rumah bagi seniman, penulis, dan pegiat literasi. Kami ingin rumah ini terus dihidupkan oleh gagasan dan karya. Kehadiran Gol A Gong tentu akan memperkaya perspektif dan wacana di sini,” tambahnya.
Ia berharap perjumpaan ini melahirkan dampak berkelanjutan. Dinamika dunia kepenulisan, adaptasi teknologi digital, industri penerbitan, pergeseran perilaku pembaca, serta keberlanjutan komunitas literasi merupakan isu kritis yang perlu terus direspons secara kolaboratif.
Pengalaman panjang Gol A Gong dalam dunia kepenulisan, gerakan literasi, dan perjalanan kreatifnya menjadi daya tarik utama bagi penulis pemula maupun pegiat literasi yang ingin menimba ilmu.
Peserta yang ingin bergabung dikenai biaya kontribusi sebesar Rp100.000 dengan fasilitas mencakup satu buku karya Gol A Gong, tanda tangan penulis, foto bersama Duta Baca Indonesia, serta e-sertifikat.
Mengingat kuota peserta terbatas, pendaftaran dapat dilakukan melalui narahubung Fadhil di nomor 0821-7814-9413.
Penulis: Soeryadarma
Editor: Muhammad Subhan
























































