KENDARI, INSERTRAKYAT.COM – Ketua Harian Percasi Sulawesi Tenggara, Muh Usman, SE, mengatakan Sulawesi Tenggara akan menjadi tuan rumah Pra-Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) cabang olahraga catur putra Zona Sulawesi 2027. Percasi Sultra kini menyiapkan atlet terbaik untuk memperebutkan tiket menuju PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penetapan tersebut merupakan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Percasi yang berlangsung pada 23–29 Oktober 2026 di Convention Hall UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Banten. Kegiatan itu digelar bersamaan dengan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 dan diikuti pengurus Percasi dari 32 provinsi di Indonesia.

Rakernas membahas sejumlah agenda strategis, termasuk persiapan Pra-PON catur putra di setiap zona. Tahapan ini menjadi bagian dari kualifikasi menuju PON XXII 2028 yang akan berlangsung di NTT dan NTB.

Usman mengungkapkan, penetapan Sulawesi Tenggara sebagai tuan rumah sempat melalui pembahasan alot. Gorontalo juga mengajukan diri untuk menjadi penyelenggara Pra-PON Zona Sulawesi.

“Berdasarkan hasil keputusan Rakernas kemarin, dipastikan kita akan menjadi tuan rumah penyelenggara Pra-PON cabang olahraga catur putra untuk Zona Sulawesi. Keputusan ini sempat alot karena Gorontalo juga menginginkan posisi tuan rumah. Namun, Rakernas akhirnya menetapkan Sulawesi Tenggara sebagai penyelenggara. Sementara itu, Kejurnas 2027 akan dilaksanakan di Jakarta,” ungkapnya.

Pra-PON Catur 2027 di Sulawesi Tenggara akan mempertandingkan dua kategori, yakni beregu putra dan perorangan putra. Kompetisi tersebut akan melibatkan enam provinsi di kawasan Sulawesi.

Usman optimistis atlet catur Sulawesi Tenggara mampu bersaing dalam kualifikasi tersebut. Ia menilai capaian atlet daerah pada Kejurnas Catur ke-51 di Banten menjadi modal untuk menghadapi persaingan tingkat nasional.

Ia menyebut Asdar Mustamin dan Kamsil sebagai dua atlet yang baru meraih prestasi membanggakan dengan memperoleh gelar master. Pencapaian tersebut menjadi salah satu tolok ukur perkembangan kemampuan atlet catur Sulawesi Tenggara.

“Melihat berbagai prestasi atlet kita pada Kejurnas di Banten, seperti Asdar Mustamin dan Kamsil yang baru saja meraih gelar master, tentu ini menjadi tolok ukur kemampuan mereka bersaing di tingkat nasional. Sebagai tuan rumah Pra-PON, Percasi Sulawesi Tenggara akan mempersiapkan atlet terbaik dengan harapan mereka mampu lolos ke PON XXII,” kata Usman dalam keterangan kepada InsertRakyat.com, Sabtu (31/10/2026).

Penetapan sebagai tuan rumah menghadirkan dua pekerjaan penting bagi Percasi Sulawesi Tenggara, yakni menyukseskan penyelenggaraan kompetisi dan mempersiapkan atlet terbaik menghadapi persaingan atau kompetensi.

 IBHAR

BERITA TERKINI EDITORIAL