PASAMAN, INSERTRAKYAT.COM — Politik anggaran di dunia pendidikan tidak hanya berbicara tentang angka dan program. Hasilnya juga dapat hadir dalam bentuk fasilitas yang membantu sekolah menjalankan tugas sehari-hari. SMAN 1 Pasaman, Sumatera Barat, menerima bantuan mobil operasional yang bersumber dari dana pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Doni Harsiva Yandra, S.I.P., M.E., atas rekomendasi H. Ir. Mulyadi, Ketua Umum Partai Demokrat Sumatera Barat.
Penyerahan kendaraan berlangsung di SMAN 1 Pasaman pada Selasa (27/10/2026). Bantuan tersebut diharapkan membantu mobilitas sekolah, mulai dari urusan kedinasan hingga koordinasi kegiatan pendidikan.
Doni Harsiva Yandra bersama Alimuda, S.H., sesama anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Partai Demokrat, turut hadir dalam dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan fasilitas pendidikan tersebut.
Bantuan ini membawa perhatian pada satu persoalan praktis dalam pengelolaan sekolah: kegiatan pendidikan membutuhkan ruang belajar, tenaga pendidik, serta sarana pendukung yang memadai. Mobil operasional dapat membantu kelancaran urusan kelembagaan, meski manfaatnya tetap bergantung pada penggunaan dan pengelolaan yang tepat.
Kepala SMAN 1 Pasaman, Suhelpi, S.Pd., M.Pd., menyambut baik bantuan tersebut. Sekolah berharap kendaraan itu dapat menunjang berbagai kegiatan kedinasan dan operasional yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan.
Penyerahan bantuan turut dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI, Efri Syahputra, S.Ag., M.Pd., komite sekolah, majelis guru, serta tenaga kependidikan. Kehadiran unsur sekolah, pemerintah, dan legislatif menandai keterlibatan berbagai pihak dalam pemenuhan fasilitas pendidikan.
Dalam konteks politik anggaran, bantuan melalui Pokir juga berkaitan dengan pertanyaan yang lebih luas, sejauh mana alokasi anggaran menjawab kebutuhan masyarakat? Untuk sektor pendidikan, ukuran manfaatnya tidak berhenti pada penyerahan fasilitas, tetapi juga mencakup pemanfaatan, pemeliharaan, dan dampaknya terhadap kelancaran layanan sekolah.
Pihak SMAN 1 Pasaman menyampaikan apresiasi kepada H. Ir. Mulyadi, Doni Harsiva Yandra, dan Alimuda atas dukungan tersebut.
Kini, tantangan berada pada pemanfaatan kendaraan secara optimal. Mobil operasional diharapkan membantu SMAN 1 Pasaman menjalankan kegiatan kelembagaan dengan lebih lancar sehingga tenaga sekolah dapat memusatkan perhatian pada tugas utama: menyelenggarakan pendidikan bagi peserta didik di Kabupaten Pasaman.
Jurnalis: Dioni
Editor: Zamroni
















































