BALI, INSERTRAKYAT.com – Pengurus Kabupaten Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengkab Percasi) Muna, Sulawesi Tenggara, sukses menggagas dan menyelenggarakan turnamen catur internasional Bali Chess International Kapal Api FIDE Rated 2026. Ajang ini menghadirkan 150 pecatur dari delapan negara dengan total hadiah Rp111 juta.

Turnamen kategori FIDE Rated 2000 and Below tersebut berlangsung pada 31 Oktober–5 November 2026 di The Ululani Bali Hotel, Uluwatu, Bali.

Mengusung konsep Sport and Tourism, kompetisi ini membuka kesempatan bagi pecatur nasional untuk meningkatkan Elo Rating sekaligus menguji kemampuan melawan peserta mancanegara.

Wakil Sekretaris Jenderal PB Percasi, Agus Santoso, SE., MM., dan Sekretaris Umum Pengprov Percasi Bali, Ronald Simanjuntak, menghadiri pembukaan turnamen.

Panitia mengawali kegiatan dengan ekshibisi catur cepat antara Ketua Panitia Penyelenggara, Jalaluddin Madjinuhu, MT., dan pecatur asal Rusia, Alexey Tonkhik. Inspektur Pertandingan Hendri Djamal turut menyaksikan pertandingan tersebut.

Jalaluddin Madjinuhu menggagas turnamen ini dengan dukungan PB Percasi dan klub Jayakarta Muda, Jakarta. Kompetisi mempertandingkan nomor Standard Chess sebanyak sembilan babak dan Blitz Chess.

Jalaluddin memilih Bali karena memiliki posisi geografis strategis sekaligus daya tarik sebagai destinasi wisata internasional. Ia juga ingin memperluas penyelenggaraan turnamen catur internasional agar tidak terpusat di Pulau Jawa.

“Pemilihan Bali agar turnamen catur level internasional tidak hanya berlangsung di Pulau Jawa. Selain itu, Bali merupakan destinasi wisata dunia dan letaknya strategis di tengah Indonesia. Dengan begitu, peserta dari Kalimantan, Sulawesi, serta kawasan Indonesia Timur lainnya bisa ikut ambil bagian,” ungkap Jalaluddin.

Melalui turnamen ini, Percasi Muna memperluas ruang kompetisi catur nasional ke panggung internasional sekaligus membuka peluang bagi pecatur daerah untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan meningkatkan peringkat FIDE.

(Ibhar)