JAKARTA, INSERTRAKYAT.com — Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) mematangkan persiapan Pameran Kriyanusa 2026 melalui tumpengan dan gladi bersih pembukaan di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan akhir sebelum Kriyanusa 2026 dibuka pada Sabtu (26/9/2026). Pameran dijadwalkan berlangsung hingga 30 September 2026 dengan menghadirkan potensi kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, mengatakan penyelenggaraan pameran Dekranas memiliki karakter yang berbeda karena tidak semata-mata diarahkan untuk kepentingan komersial.

Menurut Tri, pameran juga menjadi bagian dari pengabdian dan dukungan terhadap program pemerintah, sekaligus ruang untuk memperkenalkan dan mengembangkan potensi kriya daerah.

“Alhamdulillah dengan kerja sama semua, bahu-membahu, saling mendukung, Insyaallah kita bisa melaksanakan kegiatan Pameran Kriyanusa ini, yang merupakan salah satu pameran kerajinan terbesar di Indonesia,” kata Tri dalam acara Tumpengan dan Gladi Bersih Pembukaan Pameran Kriyanusa 2026 di Panggung Utama Hall B JICC, Jumat (25/9/2026).

Dekranas, kata Tri, tidak hanya menghadirkan pameran, tetapi juga menyelenggarakan perlombaan dan pemilihan kriya potensial dari berbagai daerah. Agenda tersebut diarahkan untuk menemukan, memperkenalkan, dan mengembangkan produk kriya yang memiliki potensi menjadi unggulan daerah.

Pameran Kriyanusa 2026 juga menjadi agenda besar pertama bagi kepengurusan Dekranas periode 2024–2029.

“Ada Ibu-Ibu yang luar biasa yang mendukung. Terus terang, kita ini Ibu-Ibu yang tidak punya latar belakang untuk melaksanakan pameran sebesar ini,” ujarnya.

Tri menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan Kriyanusa 2026. Dukungan yang diberikan, menurutnya, tidak hanya berupa gagasan, tetapi juga tenaga dan materi.

“Demikian, mari kita sama-sama berdoa dan juga meramaikan nantinya, sampai tanggal 30 [September] kita bersama-sama mengerahkan segenap pasukan masing-masing untuk datang menyaksikan Pameran Kriyanusa ini,” tandasnya.

Kriyanusa 2026 menjadi ruang pertemuan antara kerajinan daerah, pelaku usaha, kreativitas masyarakat, dan upaya pengembangan potensi kriya nasional. Melalui agenda tersebut, Dekranas menempatkan kerajinan tidak hanya sebagai produk budaya, tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan ekonomi kreatif yang bertumpu pada kekuatan daerah.

 

Tim Insertrakyat.com

‹
›