SINJAI, InsertRakyat.com Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar Angkatan 79 Posko 11 mendampingi santri TKA-TPA Istiqamah di Dusun Balangpesoang Rilau, Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Senin.

Pendampingan tersebut menjadi bagian dari program kerja KKN Posko 11 di bidang pendidikan dan pembinaan keagamaan.

Mahasiswa membantu santri mempelajari baca tulis Al-Qur’an sekaligus membangun kebiasaan belajar agama sejak usia dini.

Koordinator Desa KKN Posko 11, Rizalul Khair, mengatakan pendampingan itu telah disusun sebagai salah satu agenda utama selama pelaksanaan KKN.

“Program ini sebelumnya telah kami susun dalam program kerja, khususnya di bidang pendidikan dan keagamaan,” ujar Rizalul Khair, mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga Islam angkatan 2023.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendampingi santri menggunakan Al-Qur’an dan Iqra sebagai bahan pembelajaran.

Materi juga mencakup hafalan surah pendek, doa sehari-hari, serta pembinaan dasar keagamaan.

Pendampingan dilakukan dengan memberikan pemahaman mengenai pengucapan huruf hijaiyah. Mahasiswa juga membimbing ketepatan panjang dan pendek bacaan sesuai kaidah yang benar.

Mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat angkatan 2023, Muhammad Khalil Fahmi, mengatakan kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menanamkan nilai keagamaan kepada anak sejak dini.

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini kepada anak didik,” kata dia.

Pembina TKA-TPA Istiqamah, Nur Laela, menyampaikan terima kasih atas keterlibatan mahasiswa KKN dalam mendampingi para santri.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa. Semoga kehadiran mereka dapat membantu membimbing para santri, khususnya dalam memahami metode membaca dan menulis huruf hijaiyah dengan baik dan benar,” ujarnya.

Menurut Nur Laela, kehadiran mahasiswa KKN memberikan warna dalam proses pembelajaran. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi perguruan tinggi dan masyarakat dalam pendidikan keagamaan di desa.

Pendampingan itu diharapkan membantu meningkatkan kualitas pembelajaran di TKA-TPA Istiqamah. Kegiatan tersebut juga diharapkan membuat proses belajar santri lebih interaktif, edukatif, dan menyenangkan. (M.Said).