JAKARTA — Kepastian kepemimpinan administratif menjadi perhatian Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI). Ketua Umumnya, Syamsul Bahri, berharap Ketua Mahkamah Agung (KMA) Sunarto segera melantik Dr. Sobandi, S.H., M.H., sebagai Sekretaris Mahkamah Agung definitif.
Harapan tersebut berkaitan dengan strategisnya fungsi Sekretariat MA dalam menopang operasional lembaga peradilan. Di tengah tuntutan reformasi birokrasi, pengelolaan sumber daya, anggaran, serta administrasi nonyudisial memerlukan koordinasi yang konsisten dan kepemimpinan yang memiliki kepastian mandat.
Syamsul menilai, tugas pelaksana tugas (Plt) Sekretaris MA memiliki beban dan dinamika yang besar. Ia bahkan menggunakan istilah “Pejabat Lelah Terus” sebagai ungkapan untuk menggambarkan intensitas pekerjaan yang harus ditangani dalam jabatan tersebut.
“Tugas dan tanggung jawab seorang Sekretaris Mahkamah Agung sangat krusial dalam mendukung kelancaran administrasi nonyudisial serta reformasi birokrasi peradilan,” ujar Syamsul di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Menurutnya, penetapan pejabat definitif diharapkan memperkuat kepastian kepemimpinan, stabilitas manajerial, dan kesinambungan pelaksanaan program strategis Mahkamah Agung. Ia juga menilai pengalaman serta kepemimpinan Sobandi layak menjadi pertimbangan dalam proses pengangkatan.
Dalam tata kelola kelembagaan, kepastian jabatan dapat membantu memperjelas mandat pengambilan keputusan dan garis pertanggungjawaban. Namun, kualitas administrasi tetap bergantung pada profesionalisme aparatur, kepatuhan terhadap aturan, transparansi, serta evaluasi kinerja yang terukur.
FORSIMEMA-RI menyatakan siap mendukung upaya penguatan integritas dan profesionalisme peradilan. Syamsul berharap KMA Prof. Sunarto memberikan kepastian mengenai kepemimpinan administratif tersebut sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Harapan itu merupakan aspirasi FORSIMEMA-RI. Keputusan mengenai pengangkatan dan pelantikan Sekretaris MA definitif tetap berada pada pejabat berwenang.
(Tim InsertRakyat.com). Ikuti perkembangan kebijakan peradilan dan tata kelola lembaga negara bersama InsertRakyat.com.































































