SINJAI, INSERTRAKYAT.COM — Kehilangan kunci kendaraan di tengah perjalanan dapat menjadi persoalan ketika pemilik tidak memiliki kunci cadangan. Hal itu dialami Zulfadli Achmad, warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, yang kehilangan dua anak kunci sepeda motor Yamaha Mio Sporty setelah mengawal seorang ustaz untuk menyampaikan ceramah takziah di Desa Bonto, Kecamatan Sinjai Tengah, Selasa (20/10/2026).

Zulfadli menyampaikan informasi kehilangan tersebut kepada InsertRakyat.com melalui WhatsApp pada Rabu (21/10/2026). Ia berharap informasi itu menjangkau warga yang mungkin menemukan kunci kendaraannya di sepanjang rute perjalanan.

Zulfadli bilang, sebelum berangkat sekitar pukul 09.00 WITA, ia bergegas menuju kamar di Masjid Al Muttahidah untuk berganti pakaian. Saat itu, ia sempat memegang kunci motor dan menyimpannya di kantong baju.

Setelah berganti pakaian, Zulfadli melanjutkan perjalanan menggunakan mobil penjemput yang melintasi Jalan Sultan Isma menuju Desa Bonto. Ia mengikuti perjalanan tersebut untuk mengawal ustaz yang hendak menyampaikan ceramah takziah.

Kehilangan baru disadarinya ketika dalam perjalanan pulang dari Desa Bonto ia memeriksa kantong bajunya. Kunci yang sebelumnya disimpan ternyata sudah tidak ada.

“Saya sudah mencarinya, namun belum menemukannya,” kata Zulfadli dalam keterangannya.

Ia menduga kunci tersebut terjatuh di salah satu titik perjalanan, mulai dari sekitar Masjid Al Muttahidah dan Jalan Sam Ratulangi, Jalan Sultan Isma, hingga Desa Bonto. Namun, ia belum dapat memastikan lokasi persisnya.

Kunci yang hilang terdiri atas dua anak kunci. Zulfadli juga menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki kunci cadangan. Kondisi tersebut menyulitkannya menggunakan sepeda motor yang sudah berada di lokasi tujuan dalam keadaan terkunci setang.

Warga Dapat Membantu Mempersempit Pencarian

Zulfadli berharap masyarakat yang melintas di jalur tersebut dapat membantu menemukan kunci kendaraannya. Warga yang merasa melihat atau menemukan dua anak kunci itu dapat menghubunginya melalui WhatsApp di nomor 0822-9284-2962.

Informasi mengenai barang hilang akan lebih mudah (ditindaklanjuti) apabila warga menyampaikan lokasi dan waktu penemuan secara jelas. Jika menemukan kunci, masyarakat dapat menyimpannya dengan aman dan menghubungi pemilik agar penyerahan berlangsung secara tepat.

Peristiwa ini juga memberikan pengalaman sederhana mengenai keamanan barang pribadi saat bepergian. Menyimpan kunci di tempat yang memiliki penutup, memeriksa kembali barang bawaan sebelum berpindah kendaraan, serta menyediakan kunci cadangan dapat membantu mengurangi risiko kehilangan dan kesulitan saat kendaraan hendak digunakan.

Untuk Zulfadli, (kata dia) “bantuan warga menjadi harapan agar dua anak kunci tersebut segera ditemukan dan kembali kepadanya.”

(Tim InsertRakyat.com). Ikuti terus InsertRakyat.com untuk mendapatkan informasi terbaru, berita faktual, dan cerita dari berbagai daerah. Tetap bersama kami, karena fakta berbicara dan rakyat menilai.

BERITA TERKINI EDITORIAL