JAKARTA, — Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengarahkan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera melalui koordinasi pemerintah pusat, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Percepatan menjadi perhatian karena waktu pelaksanaan program pada akhir 2026 semakin terbatas.
Arahan tersebut disampaikan Tito saat memimpin rapat perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas kelautan, perikanan, perumahan, dan permukiman di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Rapat itu dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Teddy Paul H. Siagian.

Salah satu persoalan yang dibahas ialah penyediaan lahan untuk pembangunan kompleks hunian tetap bagi warga yang kehilangan rumah dan tanah akibat bencana. Kesiapan lahan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan permukiman bagi masyarakat terdampak.
Tito menekankan keterlibatan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program di lapangan. Koordinasi pusat dan daerah diperlukan agar rencana pemulihan dapat berjalan selaras dengan kesiapan wilayah serta kebutuhan masyarakat.



























































