Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru mengikuti instruksi dari pesan yang menawarkan hadiah. Warga perlu memeriksa identitas pengirim, memastikan keabsahan informasi, dan menolak permintaan data rahasia. Jika telanjur mentransfer uang atau membagikan informasi pribadi, segera hubungi penyedia layanan keuangan terkait, amankan akun, dan simpan bukti komunikasi untuk pelaporan.
Seorang warga Desa Hilir Kantor menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan langsung memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan persoalan dan membangun komunikasi yang lebih dekat dengan kepolisian.
Kecakapan digital tidak cukup hanya dengan kemampuan menggunakan aplikasi. Masyarakat juga perlu memahami cara memeriksa informasi, menjaga kerahasiaan data, dan mengenali permintaan yang tidak wajar. Kebiasaan memeriksa sebelum bertindak dapat mencegah kerugian yang sebenarnya bisa dihindari.
Hadiah yang sah harus memiliki penyelenggara dan mekanisme yang dapat diperiksa. Karena itu, jangan biarkan kabar kemenangan membuat kita mengabaikan pertanyaan mendasar: siapa yang mengirim pesan, apa yang diminta, dan bagaimana kebenarannya dapat dibuktikan?
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Ngabang mengajak warga Desa Hilir Kantor lebih cermat menghadapi penipuan online. Memeriksa sumber informasi, menjaga data pribadi, dan melaporkan dugaan kejahatan merupakan langkah praktis untuk melindungi diri serta lingkungan sekitar.
Kontributor: Hariyanto.
Editor: Supriadi Buraerah



























































