TANJABBAR, INSERTRAKYAT.com — Satuan Pendidikan Sekolah SMP Negeri Satu Atap 5 Pengabuan, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi menggelar Kemah Nasional di lapangan bola sekolah dengan melibatkan siswa dan siswi sebagai bagian dari program pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan.
Kegiatan Kemah Nasional tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi peserta didik untuk memperoleh pengalaman di luar kelas. Melalui berbagai aktivitas perkemahan, siswa dilatih membangun kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama.
Kepala Sekolah, Tabrani, mengatakan kegiatan kepramukaan merupakan bagian dari proses pendidikan yang membantu membentuk sikap positif peserta didik.
“Kegiatan kemah memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam belajar disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta membangun kebersamaan,” ujar Tabrani, kepada InsertRakyat.com Sabtu (1/8/2026).
Kemah Nasional dilaksanakan di lapangan bola Sekolah. Lokasi tersebut menjadi pusat kegiatan dengan area perkemahan, tenda peserta, arena aktivitas kelompok, dan tempat pelaksanaan api unggun.
Ratusan siswa mengikuti berbagai kegiatan selama perkemahan, mulai dari latihan kepramukaan, permainan edukatif, kerja sama kelompok, kegiatan bakti lingkungan, hingga pentas seni.
Para guru pembina bersama dewan guru melakukan pendampingan pada seluruh rangkaian kegiatan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pelaksanaan berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan tujuan pembinaan siswa.
Kebersamaan peserta terlihat melalui kegiatan mendirikan tenda, mengatur perlengkapan, menjaga kebersihan lingkungan, serta menyelesaikan berbagai tantangan kelompok.
Pada malam hari, peserta mengikuti kegiatan api unggun dalam agenda malam keakraban. Siswa menampilkan kreativitas melalui pentas seni dan yel-yel kepramukaan.
Guru pembina menyampaikan bahwa kegiatan perkemahan memberikan pembelajaran sosial bagi siswa, terutama dalam meningkatkan komunikasi, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab.
Selain kegiatan pramuka, peserta juga mendapatkan pembelajaran tentang nilai gotong royong, persatuan, kepedulian lingkungan, serta sikap saling menghargai dalam kehidupan bersama.
Siswa peserta Kemah Nasional menyampaikan antusias mengikuti kegiatan tersebut karena mendapatkan pengalaman baru yang tidak hanya melalui pembelajaran di ruang kelas.
Kepala sekolah berharap nilai yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan siswa dalam lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Kemah Nasional ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membangun generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, dan memiliki semangat kebangsaan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar berkat dukungan guru, pembina, dan peserta. Kegiatan tersebut memperkuat hubungan antara sekolah dan siswa melalui pengalaman belajar yang edukatif. (AP).





