JAKARTA, INSERTRAKYAT.COM — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming dan Ibu Selvi Gibran Rakabuming menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wapres mengenakan busana adat Rote dari Nusa Tenggara Timur, sementara Ibu Selvi mengenakan busana adat Ta’a Dayak Kenyah.

Wapres Gibran hadir didampingi Ibu Selvi serta kedua putra-putrinya, Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah. Keluarga Wapres tampil dengan busana bernuansa merah yang berbeda sesuai dengan tradisi daerah asal busana masing-masing.

Gibran mengenakan pakaian adat Rote dari Nusa Tenggara Timur. Busana tersebut dilengkapi kain Lafa yang dililitkan di pinggang dan diselempangkan di bahu.

Kain Lafa itu memiliki motif Hua Peni yang, berdasarkan keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden, menggambarkan keluhuran dan keteraturan adat. Corak berwarna merah marun pada kain tersebut merepresentasikan keberanian, semangat hidup, serta penghargaan kepada para leluhur.

Gibran juga mengenakan jas hitam yang dipadukan dengan Topi Ti’i Langga. Topi berbahan daun lontar kering tersebut merupakan bagian dari busana adat Rote dan disebut menjadi simbol keperkasaan, kehormatan, serta jiwa kepemimpinan.

Busana adat serupa juga dikenakan oleh Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah.

Sementara itu, Ibu Selvi mengenakan pakaian adat Ta’a Dayak Kenyah dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Busana tersebut menggunakan motif kalong aga.

Menurut keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden, motif tersebut merepresentasikan kesederhanaan dalam jiwa yang berwibawa, kuat, percaya diri, serta memiliki keterikatan dengan alam dan leluhur.

Busana Ibu Selvi juga didominasi warna merah. Dalam tradisi Dayak Kenyah, warna tersebut mencerminkan semangat, keberanian menghadapi kehidupan, kekuatan batin, dan keteguhan untuk tidak mudah menyerah.

Pemilihan busana adat oleh Wapres dan Ibu Selvi menjadi bagian dari penampilan keluarga Wapres dalam peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Penggunaan busana dari sejumlah daerah juga merefleksikan keberagaman budaya Indonesia.

Peringatan HUT ke-81 RI pada 2026 mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
.

Reporter : Syamsul Bahri
Editor      : Tim Redaksi