T.R. Fahsul Falah Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan Kependudukan dan Pelayanan Publik BSKDN Kemendagri. (Dok Istimewa).

Salah satu kegiatan yang berlangsung pada masa penugasan itu ialah Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan III, yang dilaksanakan pada 15 September hingga 18 Desember 2020 melalui metode blended learning. Pesertanya berasal dari Kabupaten Bone, Bantaeng, dan Bulukumba di Sulawesi Selatan, serta Kabupaten Buton di Sulawesi Tenggara. Dalam kegiatan tersebut, TR menyampaikan laporan penyelenggaraan pelatihan sebagai bagian dari tanggung jawab kelembagaan.

Pada November 2020, ia turut terlibat dalam evaluasi program dan pembahasan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2021 bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar. Kegiatan tersebut berkaitan dengan evaluasi program dan perencanaan anggaran untuk mendukung pelaksanaan tugas organisasi secara terarah. Dalam tata kelola pemerintahan, perencanaan dan evaluasi merupakan bagian penting untuk memastikan bahwa penggunaan sumber daya memiliki dasar yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan.

TR Fahsul Falah bersama dengan Kades Panaikang, di ruangan Coming Center Desa Panaikang. (Foto: Pemdes).

Pada 2022, TR mengemban tugas sebagai Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri. Penugasan itu berkaitan dengan dukungan administrasi dan koordinasi kelembagaan dalam menunjang pelaksanaan fungsi organisasi. Perjalanan kedinasannya kemudian berlanjut ke BSKDN Kemendagri, tempat ia kini menjabat Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan, dan Pelayanan Publik.

TR Fahsul Falah Serahkan Bantuan Presiden di Pidie Jaya, Pemerintah Percepat Pemulihan Korban Bencana Sumatera
Penyerahan Bantuan Presiden RI melalui Kemendagri yang dilaksanakan secara simbolis oleh TR Fahsul Fahsul (tengah) foto BSKD Kemendagri. (15/3/2026) di Pidie Jaya.

Jabatan tersebut berkaitan dengan strategi kebijakan pemerintahan dalam urusan kewilayahan, kependudukan, dan pelayanan publik. Perjalanan dari unit pengembangan kompetensi menuju lingkungan strategi kebijakan memperlihatkan lintasan pengalaman kerja dalam lingkup kelembagaan yang berbeda. Adapun capaian dan kualitas pelaksanaan tugas pada setiap jabatan tetap perlu dinilai berdasarkan tanggung jawab, hasil kerja, serta ketentuan yang berlaku.

“Banyak belajar dan terus belajar saya lakukan dari Aceh hingga saat ini, di Kemendagri,” ujar TR.