PADANG PANJANG, INSERTRAKYAT.com – Komitmen Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang Panjang dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel kembali membuahkan hasil. Rutan Padang Panjang berhasil meraih penghargaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Sempurna dengan nilai 100 pada ajang KPPN Bukittinggi Awards 2026.
Penghargaan tersebut diberikan untuk kategori IKPA Semester II Tahun 2025 dengan pagu anggaran di bawah Rp10 miliar. Penyerahan dilakukan dalam kegiatan Stakeholder’s Day dan Forum Konsultasi Publik KPPN Bukittinggi Tahun 2026 yang berlangsung di Aula KPPN Bukittinggi, Selasa (4/8/2026).
Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumatera Barat, M. Dodi Fakhruddin, kepada Kepala Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Novri Abbas.
Capaian ini menjadi bukti keberhasilan Rutan Padang Panjang dalam mengelola anggaran negara secara efektif, efisien, tepat sasaran, serta sesuai prinsip good governance. Nilai IKPA sempurna mencerminkan kualitas pelaksanaan anggaran yang tidak hanya tertib administrasi, tetapi juga berdampak pada peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan publik.
Kepala Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Novri Abbas, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh jajaran.
“Penghargaan ini adalah buah dari dedikasi seluruh petugas. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran demi pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pengelolaan anggaran yang akuntabel merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Dengan tata kelola keuangan yang baik, diharapkan kualitas pelayanan publik semakin meningkat serta mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Sementara itu, Kepala KPPN Bukittinggi, Tisari Yona Geumila, menegaskan komitmen pihaknya dalam membangun budaya integritas, termasuk penolakan terhadap segala bentuk gratifikasi. Hal ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Ia juga mengajak seluruh satuan kerja untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara dan pelayanan publik melalui kolaborasi yang berkelanjutan.
Prestasi yang diraih Rutan Kelas IIB Padang Panjang ini diharapkan menjadi pemacu untuk terus menghadirkan kinerja terbaik, baik dalam pengelolaan anggaran maupun pelayanan pemasyarakatan, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi.






















