POLEWALI MANDAR, INSERTRAKYAT.com – Tujuh menit setelah laporan kebakaran diterima, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Polman tiba di lokasi kejadian dan menghadapi kobaran api yang telah memasuki fase flash over di kawasan permukiman Jalan Mangundang, Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (17/7/2026) sore.
Kebakaran yang terjadi tepat di depan Hotel Polewali Indah tersebut menyebabkan dua rumah mengalami rusak berat (RB) dan satu rumah mengalami rusak ringan (RR). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Laporan awal kebakaran diterima personel Damkar Polman dari warga melalui WhatsApp pada pukul 16.58 WITA. Dua warga, Liani dan Ikawani, melaporkan kejadian setelah melihat titik api di sekitar permukiman.
Ikawani menyampaikan titik api berada tepat di samping rumahnya. Informasi tersebut menjadi laporan awal bagi petugas sebelum armada pemadam diberangkatkan menuju lokasi.
Damkar Polman mengerahkan tiga unit armada dari Pos Induk Polewali pada pukul 17.00 WITA. Petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 17.07 WITA.
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati api telah membesar dan memasuki fase flash over atau kondisi ketika api menyala secara serentak serta berkembang dengan cepat.
Kebakaran diduga berasal dari kebocoran atau ledakan tabung gas dari salah satu rumah saat pemiliknya sedang memasak. Api kemudian cepat menyebar akibat kondisi musim kemarau, angin kencang, serta material bangunan yang sebagian besar menggunakan kayu.
Dalam proses pemadaman, Damkar Polman mendapat dukungan satu unit armada Damkar milik TNI Kodim 1402 Polman dan satu unit mobil Water Cannon dari Korps Brimob.
Petugas melakukan pemadaman dengan metode urai dan lokalisir untuk membatasi penyebaran api. Api berhasil dikendalikan dalam estimasi waktu 15 menit.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polman, Imran, S.IP., M.M., mengatakan petugas langsung bergerak setelah menerima laporan kebakaran.
“Kami menerima laporan kebakaran pada pukul 16.58, kami dari pemadam kebakaran merespon laporan tersebut dan langsung terjun ke lokasi dengan melibatkan 3 unit armada dari Pos Induk, yang secara strategis dibantu oleh 1 unit armada dari TNI Kodim 1402 Polman dan 1 unit mobil Water Cannon dari Korps Brimob.
Cuaca kemarau, angin kencang, dan bangunan kayu membuat api cepat membesar, namun sinergi lintas instansi kita di lapangan berhasil melokalisirnya,” tegas Imran, S.IP., M.M.
Akibat kebakaran tersebut, rumah milik Wahida alias Rida (55 tahun) dan Afda (22 tahun) mengalami rusak berat. Sementara satu rumah lainnya mengalami rusak ringan.
Kerugian materiil akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
(rahmat/rahmat).


































