JAKARTA, INSERTRAKYAT.com — DPP Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) Indonesia menyampaikan sikap di tengah dinamika kepemimpinan Polri setelah Menteri Sekretaris Negara menegaskan tidak ada Surat Presiden terkait pergantian Kapolri.

LPKAN menyatakan dukungan terhadap Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Organisasi tersebut menilai kejelasan pemerintah terkait isu pergantian Kapolri diperlukan agar polemik tidak berkembang menjadi bias ditengah masyarakat nasional.

Sekretaris Jenderal DPP LPKAN Indonesia Abdul Rasyid mengatakan stabilitas kepemimpinan dibutuhkan agar Polri tetap fokus menjalankan tugas di tengah tantangan keamanan, ekonomi, geopolitik, dan perkembangan teknologi digital.

“Stabilitas kepemimpinan adalah kunci. Di tengah tantangan geopolitik, ekonomi, dan digital, Polri harus fokus 100% pada tugas pokok. Kami apresiasi Mensesneg yang cepat meluruskan polemik agar tidak menjadi bola liar,” ujar Abdul Rasyid kepada wartawan di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Dalam pernyataannya, LPKAN juga memaparkan hasil pemantauan, pendampingan, dan pengaduan masyarakat yang diterima lembaga tersebut sepanjang 2025 hingga Agustus 2026.

LPKAN menyebut sejumlah bidang sebagai catatan kinerja Polri, antara lain penanganan narkoba, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), kejahatan perbankan, serta perkara korupsi dan gratifikasi. LPKAN juga menyoroti langkah Propam dalam menangani anggota yang terlibat pelanggaran.

Pada sektor kejahatan digital, LPKAN menilai Polri aktif menangani judi online, penipuan daring, investasi bodong, dan penggunaan teknologi deepfake. Digitalisasi pelayanan publik seperti Samsat Digital Nasional, SKCK Online, E-Tilang, dan SPKT terintegrasi juga masuk dalam catatan organisasi tersebut.

LPKAN sekaligus memberikan sejumlah rekomendasi untuk Polri. Rekomendasi itu mencakup penguatan reformasi kultural dan pengawasan internal, peningkatan kemampuan sumber daya manusia di bidang siber dan forensik AI, perbaikan mekanisme pengaduan publik, serta penjagaan netralitas Polri dari politik praktis.

“Dari data yang kami himpun, kepercayaan publik terhadap Polri menunjukkan tren positif. Ini harus dijaga dengan kerja,” kata Abdul Rasyid.

LPKAN kemudian kembali menegaskan dukungannya terhadap kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo. Namun, organisasi tersebut juga meminta Polri mempertahankan profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, dan netralitas dalam menjalankan tugas.

Penulis : Romy/Redho

Editor    : Tim Redaksi