DELI SERDANG, INSERTRAKYAT.com — Sebanyak 15 finalis berkompetisi dalam malam final Festival Karaoke Pop Aero Brew 2026 di Aero Brew Coffee & Eatery, Deli Serdang, dengan membawakan dua lagu sebelum dewan juri menetapkan enam pemenang. Sabtu (15/8/2026).

Malam final Festival Karaoke Pop Aero Brew 2026 berlangsung pada Jumat (14/6/2026), dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kelima belas finalis yang lolos ke babak puncak tampil di hadapan dewan juri dan pengunjung dengan materi lagu yang telah ditentukan panitia.

Setiap finalis wajib membawakan dua lagu, yakni satu lagu nasional dan satu lagu bebas dari kategori pop Indonesia. Format tersebut membuat penilaian bertumpu pada kemampuan vokal, dan juga pada penguasaan panggung, ekspresi hingga penghayatan lagu.

Persaingan berlangsung ketat. Berdasarkan  keterangan penyelenggara, perbedaan nilai antar peserta cukup tipis sehingga dewan juri harus menentukan enam posisi terbaik dari 15 finalis.

Hasil akhirnya, Dira Samosir ditetapkan sebagai juara pertama dan menerima hadiah uang tunai Rp2 juta. Posisi kedua ditempati Benyamin Netanya Adu dengan hadiah Rp1,5 juta, sedangkan Lolita Amanda Siregar menjadi juara ketiga dengan hadiah Rp1 juta.

Tiga posisi harapan masing-masing diraih Sari Silangit sebagai Harapan 1 dengan hadiah Rp500 ribu, Rikardo Sirait sebagai Harapan 2 dengan Rp300 ribu, dan Ahmad Syahputra Parinduri sebagai Harapan 3 dengan Rp150 ribu.

Jika dijumlahkan, hadiah uang tunai untuk enam pemenang mencapai Rp5,45 juta. Khusus tiga juara utama, penyelenggara juga memberikan trofi, piagam penghargaan serta voucher makan gratis bersama keluarga di Aero Brew.

Kompetisi tidak berhenti pada penilaian dewan juri. Penyelenggara juga menghadirkan apresiasi untuk kontestan yang dinilai paling mampu menghidupkan suasana berdasarkan pilihan pengunjung Aero Brew.

Sejumlah pengunjung juga memperoleh hadiah melalui giveaway yang disiapkan selama kegiatan. Dengan demikian, malam final yang menjadi ruang kompetisi penyanyi, dan juga mempertemukan peserta dan penonton dalam satu kegiatan hiburan.

AS Tanjung, Ketua Prabu Centre 08 Sumut sekaligus bagian dari pemilik Aero Brew, mengatakan dirinya puas melihat penampilan para finalis.

“Saya sangat puas melihat penampilan seluruh peserta malam ini. Mereka tampil luar biasa dan memberikan hiburan yang sangat baik kepada masyarakat. Bahkan dewan juri juga cukup kesulitan menentukan pemenangnya karena kualitas para finalis sangat bagus,” ujar AS Tanjung.

Menurut dia, pelaksanaan tahun ini menjadi dasar untuk menyiapkan kegiatan serupa pada tahun berikutnya.

“Insyaallah tahun depan kita buat lagi. Tentunya harus lebih seru, lebih meriah dan lebih besar. Hadiahnya juga akan kita upayakan lebih besar lagi. Kita ingin Aero Brew menjadi tempat berkumpul, berkreasi dan menyalurkan bakat masyarakat,” tandasnya.

Owner Aero Brew, Imam Ritonga, menyampaikan apresiasi kepada peserta, panitia, dewan juri dan pengunjung yang terlibat dalam festival tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah ikut berkompetisi dan memberikan penampilan terbaik. Bagi kami, semuanya adalah pemenang karena sudah berani tampil dan menunjukkan bakat di atas panggung,” ujar Imam.

Ia mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata bertujuan untuk mencari pemenang. Festival juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan kemampuan bernyanyi sekaligus membangun kebersamaan.

“Aero Brew bukan hanya tempat untuk menikmati makanan dan minuman, tetapi kami ingin menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berkarya dan menunjukkan kreativitas. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus kita laksanakan,” tambahnya.

Ketua panitia sekaligus Ketua IWO Deli Serdang, Rio S Lubis, mengatakan festival sejak awal dirancang untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat, terutama pencinta musik dan penyanyi berbakat, untuk tampil di depan publik.

“Ini bukan sekadar lomba mencari siapa yang menjadi juara. Kami ingin memberikan ruang kepada masyarakat, khususnya para pecinta musik dan penyanyi berbakat, untuk tampil, berkompetisi secara sehat dan mendapatkan pengalaman,” kata Rio.

Menurut Rio, 15 peserta yang tampil di babak final telah melewati rangkaian kompetisi sebelumnya. Dua lagu yang dibawakan setiap finalis menjadi bagian dari penampilan mereka di malam puncak.

“Dari seluruh peserta yang mengikuti kompetisi, akhirnya terpilih 15 finalis. Malam ini mereka tampil luar biasa. Dua lagu yang dibawakan masing-masing finalis membuat suasana semakin menarik, apalagi ketika lagu-lagu nasional dinyanyikan. Semangat kemerdekaan benar-benar terasa,” ujarnya.

Rio juga menyebut sejumlah orang yang membantu penyelenggaraan kegiatan sejak tahap persiapan hingga acara selesai, yakni Iman Nur Rambe, Heru Winarto, Siti, dan Ahmad Husein Pasaribu.

Ia berharap Festival Karaoke Pop Aero Brew dapat berkembang menjadi kegiatan tahunan dengan jumlah peserta dan skala penyelenggaraan yang lebih besar.

“Tahun ini sudah pecah, tahun depan harus lebih pecah lagi. Kalau tahun ini pesertanya luar biasa, mudah-mudahan tahun depan pesertanya semakin banyak, konsepnya semakin besar dan hadiah yang diperebutkan juga semakin menarik,” kata Rio.

Festival Karaoke Pop Aero Brew 2026 memperlihatkan bahwa panggung hiburan lokal juga dapat menjadi ruang kompetisi sekaligus wadah ekspresi masyarakat. Lima belas finalis datang membawa kemampuan masing-masing, sementara enam nama akhirnya tercatat sebagai penerima penghargaan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui musik, kreativitas dan pertemuan masyarakat.

Untuk penyelenggara, berakhirnya malam final bukan menjadi penutup gagasan. AS Tanjung, Imam Ritonga dan Rio S Lubis sama-sama membuka kemungkinan agar festival tersebut kembali digelar dengan konsep yang lebih besar pada tahun mendatang.

.
Ikuti saluran InsertRakyat.com di WhatsApp dan media sosial InsertRakyat.com untuk mendapatkan berita terbaru, laporan daerah, serta informasi publik lainnya.
.

Kontributor  : Riski
Editor            : Muhammad Subhan