DELI SERDANG, InsertRakyat.com — Anggota DPRD Deli Serdang Muhammad Dahnil Ginting mendorong perluasan akses kesehatan bagi warga kurang mampu setelah mengawal pemeriksaan seorang ibu hamil yang belum memiliki BPJS.

Muhammad Dahnil Ginting mengunjungi pasangan Ferdi dan Bella Annisa sebelum mengikuti rapat paripurna DPRD Deli Serdang, Jumat (14/8/2026). Kunjungan itu dilakukan setelah Dahnil menerima laporan mengenai kondisi keluarga tersebut.

Dahnil Ginting Dorong Akses Kesehatan Warga Kurang Mampu
Kolase foto Insertrakyat.com – Anggota DPRD Deli Serdang Muhammad Dahnil Ginting (kanan) saat mengunjungi pasien dan kiri saat pasien menjalani pemeriksaan di RS.

Ferdi dan Bella tercatat sebagai keluarga kurang mampu dan belum terdaftar sebagai peserta BPJS. Bella yang tengah mengandung sembilan bulan juga mengalami keluhan kesehatan berupa hemoroid atau ambeien.

Dahnil kemudian berkoordinasi dengan RSUD Drs. H. Amri Tambunan agar Bella segera mendapatkan pemeriksaan medis. Bella selanjutnya menjalani pemeriksaan di rumah sakit tersebut.

Dokter Desi Handayani, SpOG, melakukan pemeriksaan ultrasonografi terhadap kandungan Bella. Pemeriksaan menunjukkan kondisi bayi sehat, sedangkan kondisi ibu dinilai cukup baik.

Menurut keterangan rumah sakit, persalinan melalui operasi direncanakan pada Sabtu (15/8/2026), apabila tidak terdapat kendala medis. Rencana tersebut menjadi bagian dari penanganan kesehatan Bella menjelang persalinan.

Direktur RSUD Drs. H. Amri Tambunan, dr. Erlinda, mengatakan warga kurang mampu tanpa jaminan kesehatan dapat diproses melalui program Paspula. Data pasien kemudian diproses untuk mendapatkan kepesertaan BPJS PBI.

“Warga yang tidak mampu dan tidak memiliki jaminan kesehatan dapat dimasukkan ke dalam program Paspula,” ujar dr. Erlinda saat menjenguk pasien di ruang IGD, Jumat (14/8/2026).

RSUD Amri Tambunan juga menjalankan program Pas Jempol untuk mengintegrasikan data pasien. Sistem tersebut memungkinkan masyarakat mengakses pelayanan melalui pemindaian sidik jari.

Dahnil menilai respons cepat rumah sakit membantu warga kurang mampu memperoleh pemeriksaan medis. Ia juga menyoroti kebersihan, ketertiban, dan pembatasan jumlah pengunjung pasien.

“Kalau satu pasien dijaga sampai sepuluh orang, pasien tidak bisa istirahat,” kata Dahnil. Menurutnya, rumah sakit perlu menjaga ketertiban, kebersihan, dan tingkat kebisingan.

Dahnil meminta Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus memperluas akses pelayanan kesehatan. Sasaran utamanya mencakup warga kurang mampu dan masyarakat yang tinggal jauh dari pusat layanan kesehatan.

Keluarga Ferdi dan Bella kemudian menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterima. Mereka juga menyebut pelayanan RSUD Amri Tambunan membantu proses perawatan menjelang persalinan.

Inti persoalan menunjukkan bahwa akses kesehatan bagi warga kurang mampu tidak berhenti pada pemeriksaan medis. Kepastian pembiayaan dan kepesertaan jaminan kesehatan juga menjadi bagian penting dalam memastikan layanan dapat diterima masyarakat.

.

Kontributor : Riski

Editor            : Supriadi Buraerah