Dokter Spesialis dan Ruang Persalinan Jadi Perhatian

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD Kondosapata, Naomi Bungan, menjelaskan rumah sakit telah memiliki sejumlah dokter spesialis, meliputi obstetri dan ginekologi (obgyn), telinga hidung tenggorokan (THT), gigi, serta anestesi. Namun, rumah sakit masih membutuhkan tambahan tenaga medis, terutama dokter obgyn.

Saat ini, RSUD Kondosapata baru memiliki satu dokter obgyn dari kebutuhan dua orang. Untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis lainnya, rumah sakit menjalin kerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas).

“Selebihnya itu kami MoU dengan Unhas untuk pemenuhan dokter yang lain,” ujar Naomi.

Dalam peninjauan tersebut, Gibran mengunjungi sejumlah poliklinik, yakni THT, interna, bedah, neurologi, obgyn, gigi, kejiwaan, dan anak. Ia juga memeriksa ruang bersalin serta fasilitas pelayanan ibu melahirkan.

Keterbatasan ruang persalinan menjadi salah satu persoalan yang membutuhkan perhatian. RSUD Kondosapata saat ini hanya memiliki dua ruang persalinan. Ketika jumlah pasien melampaui kapasitas, rumah sakit harus merujuk sebagian pasien ke fasilitas kesehatan di luar Kabupaten Mamasa.

Meskipun BPJS Kesehatan menanggung biaya pelayanan, pasien dan keluarga tetap menghadapi tambahan beban transportasi serta akomodasi selama menjalani rujukan.

Laporan : Rahmat 

Editor: Supriadi Buraerah

BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI EDITORIAL