‎Tidak kalah penting, masyarakat terdampak harus memperoleh bantuan yang cepat, transparan, dan sesuai kebutuhan, disertai pemulihan rumah, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, dan mata pencaharian. Pemerintah juga perlu memastikan adanya anggaran mitigasi dan pemulihan yang memadai serta dapat diawasi publik.
‎
‎Bencana memang tidak selalu dapat dicegah sepenuhnya, tetapi besarnya dampak dan jumlah korban dapat ditekan melalui kebijakan yang tepat. Dalam hal ini, negara tidak cukup hadir ketika keadaan darurat berlangsung. Negara harus hadir sebelum bencana melalui pencegahan, saat bencana melalui perlindungan, dan setelah bencana melalui pemulihan kehidupan masyarakat.
‎
‎Ekonomi: Pertumbuhan Harus Terasa dalam Kehidupan Rakyat
‎
‎Di bidang ekonomi, upaya menjaga stabilitas nasional, mendorong investasi, memperkuat UMKM, dan mengembangkan industri domestik merupakan langkah penting. Namun, pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya dibaca melalui angka-angka makro. Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah apakah pertumbuhan tersebut mampu meningkatkan daya beli, memperluas lapangan kerja formal, memperkuat kelas menengah, dan mengurangi ketimpangan.
‎
‎Tantangan berupa pekerjaan informal, ketidakpastian penghasilan, tekanan biaya hidup, serta terbatasnya kesempatan kerja yang berkualitas masih membutuhkan perhatian serius. Investasi semestinya tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi, tetapi juga menciptakan pekerjaan yang layak, memperkuat industri nasional, dan membuka ruang lebih besar bagi UMKM untuk masuk ke dalam rantai pasok.
‎
‎Program bantuan sosial dan berbagai agenda kesejahteraan perlu dijalankan secara tepat sasaran, transparan, dan terukur. Pemerintah juga harus memastikan bahwa setiap rupiah anggaran publik memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Program besar tidak cukup hanya dinilai dari besarnya alokasi anggaran, melainkan dari efektivitas pelaksanaan, kualitas pengawasan, dan dampak yang benar-benar dirasakan rakyat.
‎
‎Pada saat yang sama, dunia usaha perlu memperoleh kepastian kebijakan, sementara pekerja harus mendapatkan perlindungan dan kesempatan meningkatkan kesejahteraan. Keduanya bukan kepentingan yang harus dipertentangkan. Perekonomian yang kuat justru tumbuh ketika produktivitas, investasi, perlindungan pekerja, dan daya beli masyarakat bergerak secara seimbang.

‎