PASAMAN BARAT, INSERTRAKYAT.com – Lebih dari dua dekade mengabdikan diri di berbagai jenjang pemerintahan nagari, Dalimi menjadi salah seorang tokoh masyarakat Nagari Simpang Timbo Abu Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, yang dikenal luas karena pengalaman, dedikasi, dan komitmennya dalam membangun masyarakat.

Mulai dari kepala desa, sekretaris nagari, ketua Badan Musyawarah (Bamus), hingga Ketua Badan Kerjasama Antar Nagari (BKAN), perjalanan pengabdiannya mencerminkan konsistensi dalam menjalankan amanah yang dipercayakan masyarakat.

Dalimi lahir pada 22 Desember 1971. Putra asli Jorong Tanjung Aro, Nagari Simpang Timbo Abu Kajai ini telah mengabdikan sebagian besar perjalanan hidupnya untuk membangun masyarakat melalui berbagai amanah yang dipercayakan kepadanya.

Dalam kehidupan keluarga, Dalimi merupakan suami dari Wid Hermaneti, A.Md.Keb. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua orang anak, yakni dr. Hanifa Salsabila yang telah menyelesaikan pendidikan kedokteran umum di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, serta Rafli Afif Deannova, alumni SMAN 1 Pasaman yang pada tahun ini akan memulai perkuliahan di Fakultas Teknik Industri UIN Suska Pekanbaru, Riau.

Baca Juga :  Belajar Bahasa Inggris Itu Menyenangkan
Dalimi bersama keluarga. (Foto: Dok. Pribadi/InsertRakyat.com)

Jejak pengabdian Dalimi dimulai pada 1999 ketika dipercaya menjadi Kepala Desa Mudik Simpang.

Jabatan tersebut diembannya hingga 2001.

Meski saat itu masih berusia relatif muda, ia menunjukkan komitmen dalam menjalankan roda pemerintahan desa dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selepas mengakhiri masa tugas sebagai kepala desa, Dalimi kembali dipercaya mengemban amanah sebagai anggota Badan Perwakilan Anak Nagari (BPAN) pada periode 2001 hingga 2004.

Pengalaman tersebut semakin memperluas pemahamannya mengenai tata kelola pemerintahan dan pembangunan di tingkat nagari.

Karier pengabdiannya berlanjut saat menjabat sebagai Sekretaris Nagari Kajai pada periode 2005 hingga 2012.

Selama tujuh tahun menjalankan tugas sebagai sekretaris nagari, Dalimi dikenal aktif mendukung jalannya administrasi pemerintahan, menyusun berbagai program, serta menjadi penghubung antara pemerintah nagari dengan masyarakat yang saat itu terdiri atas delapan kejorongan.

Baca Juga :  Denyut Literasi dari Rahim Pasaman Barat

Dalam rentang waktu tersebut, tepatnya pada 2009 hingga 2010, Dalimi juga dipercaya mengemban amanah sebagai Penjabat (Pj.) Wali Nagari Kajai selama satu tahun.

Pengalaman panjang di lingkungan pemerintahan menjadi modal berharga ketika masyarakat kembali memberikan kepercayaan kepadanya sebagai Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Kajai untuk periode 2015 hingga 2021.

Dalam posisi tersebut, ia berperan mengawal berbagai kebijakan nagari agar tetap berjalan sesuai aturan, sekaligus memastikan aspirasi masyarakat dapat tersalurkan melalui mekanisme musyawarah.

Pada masa jabatannya sebagai Ketua Bamus, Dalimi juga menjadi salah seorang tokoh yang memiliki peran penting dalam proses pemekaran Nagari Simpang Timbo Abu Kajai.

Tidak hanya berkiprah dalam pemerintahan nagari, sosok yang dikenal ramah ini juga aktif membangun kerja sama antar nagari.

Baca Juga :  Kampanyekan Gemar Membaca, FPL Pasbar Ajak Orang Tua Tumbuhkan Budaya Baca di Rumah

Hal itu dibuktikan dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai Ketua Badan Kerjasama Antar Nagari (BKAN) Kecamatan Talamau pada periode 2015 hingga 2022.

Selama lebih dari dua dekade, Dalimi telah menorehkan perjalanan panjang pengabdian yang mencakup berbagai bidang, mulai dari pemerintahan desa, administrasi nagari, lembaga permusyawaratan, hingga kerja sama antar nagari.

Konsistensinya dalam mengemban amanah menjadikannya salah seorang figur yang dikenal luas oleh masyarakat sebagai pribadi yang berpengalaman, dekat dengan warga, serta memiliki komitmen terhadap pembangunan dan kemajuan nagari maupun Kecamatan Talamau secara umum.

Berbekal pengalaman tersebut, Dalimi terus berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

Baginya, jabatan bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan nagari dan kesejahteraan masyarakat. (joel)

Penulis: Joel Pasbar
Editor: Muhammad Subhan