PASAMAN BARAT, InsertRakyat.com — Anak-anak berkumpul di atas tikar sederhana di TBM Qurrota A’yun, Jorong Limau Saring, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (5/9/2026). Di hadapan mereka terbentang kertas dan aneka warna yang kemudian digunakan untuk menuangkan imajinasi melalui gambar.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program “Kanvas Impian” yang digelar TBM Qurrota A’yun. Kegiatan berlangsung di lingkungan terbuka yang dikelilingi pepohonan dan kebun.

Fasilitas di taman bacaan masyarakat itu masih terbatas. Tidak tersedia ruang belajar dengan perlengkapan lengkap seperti di sekolah. Namun, kondisi tersebut tidak menghalangi anak-anak mengikuti kegiatan dengan antusias.

Mereka menggambar sesuai dengan imajinasi masing-masing. Setelah selesai, hasil karya diperlihatkan kepada teman-teman dan pengelola TBM.

Founder TBM Qurrota A’yun, Lusi, S.Si., mengatakan, kegiatan literasi dan kreativitas menjadi bagian dari upaya menyediakan ruang belajar bagi anak-anak di Jorong Limau Saring.

“Kami mungkin memiliki keterbatasan dalam fasilitas, tetapi kami tidak ingin anak-anak terbatas dalam bermimpi,” katanya.

Menurut Lusi, TBM Qurrota A’yun tidak hanya diarahkan sebagai tempat membaca buku. Berbagai kegiatan kreatif juga dilakukan agar anak-anak memiliki ruang untuk belajar, berekspresi, berkarya, dan mengenal dunia yang lebih luas.

Program “Kanvas Impian”, katanya, menjadi salah satu kegiatan yang memberi kesempatan kepada anak-anak untuk mengenali dan menuangkan gagasan mereka melalui gambar.

Bagi anak-anak, tikar yang digelar di lingkungan TBM menjadi ruang belajar. Kertas dan warna menjadi media untuk menyampaikan imajinasi mereka.

TBM Qurrota A’yun terus mengembangkan kegiatan literasi dan kreativitas bagi anak-anak di Jorong Limau Saring dengan semangat “Membaca, Berkarya, Berdampak.”

Penulis: Fitrah Helmy
Editor: Muhammad Subhan