PASAMAN BARAT, InsertRakyat.com — Stan Kabupaten Pasaman Barat pada Festival Literasi Daerah Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026 yang dihelat Dinas Arsip dan Perpustakan Provinsi Sumatera Barat akan sajikan Gulai Ikan Hiu Pune khas Air Bangis.
Hidangan kuliner lokal Pasaman Barat itu diperkenalkan dengan menggandeng Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Pondok Buku Olalaa Ujung Gading. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pasaman Barat menunjuk TBM Pondok Buku Olalaa mengisi stan pada festival literasi yang berlangsung 8–10 September 2026 di Padang.
Selain hidangan Gulai Hiu Pune, TBM Olalaa juga membawa sejumlah karya penulis dan pegiat literasi Pasaman Barat, informasi program Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pasaman Barat, kegiatan komunitas literasi, serta produk dan potensi kuliner daerah.
“Salah satu kuliner yang diperkenalkan adalah Gulai Ikan Hiu Pune, makanan khas masyarakat pesisir utara Pasaman Barat, terutama Air Bangis,” ujar Sumira Putri, S.Pd., Founder TBM Pondok Buku Olalaa kepada InsertRakyat.com, Sabtu (5/9/2026).
Dia mengungkapkan, hiu pune merupakan jenis hiu berukuran relatif kecil yang dikonsumsi masyarakat setempat dan diolah dengan teknik tertentu untuk menghilangkan bau khas ikan sebelum dimasak menjadi gulai.
TBM Olalaa memilih kuliner tersebut untuk dibawa ke festival karena melihat literasi dalam konteks yang lebih luas, termasuk pengetahuan dan tradisi yang hidup di tengah masyarakat.
Dikatakan Sumira, Air Bangis merupakan salah satu kawasan pesisir Pasaman Barat dengan kehidupan masyarakat yang lekat dengan aktivitas perikanan. Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Air Bangis menjadi salah satu pusat aktivitas nelayan dan perdagangan hasil tangkapan laut.
“Pengetahuan mengenai hasil laut, cara mengolahnya, hingga tradisi kuliner masyarakat pesisir merupakan bagian dari pengetahuan lokal yang diwariskan antargenerasi. Gulai Hiu Pune menjadi salah satu contoh kuliner yang tumbuh dari kehidupan masyarakat tersebut,” papar Sumira yang baru-baru ini menerima bantuan pemerintah untuk komunitas literasi melalui Badan Bahasa untuk sejumlah kegiatan di Ujung Gading.
Ditambahkan, Stan Kabupaten Pasaman Barat di arena Festival Literasi Sumbar 2026 dapat dikunjungi selama kegiatan berlangsung untuk melihat karya dan program literasi sekaligus mengenal potensi budaya dan kuliner daerah Kabupaten Pasaman Barat yang kini terus menggeliat aktivitas literasinya.
Penulis: Fitrah Helmy
Editor: Muhammad Subhan























































