Pekanbaru, Insertrakyat.com —
Aliansi Mahasiswa Riau Berantas Koruptor secara resmi melaporkan Herman SE MT, Bupati terpilih Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Rabu (14/5/2025).

Surat laporan dengan nomor 219/TIPIKOR/APBD2023-2024/V/2025 itu menyorot dugaan pemotongan anggaran Ganti Uang (GU) Persediaan dan Tambahan Uang (TU) Persediaan dalam APBD Inhil tahun 2023–2024. Praktik itu disebut dilakukan secara sistematis, dengan menugaskan keponakan Herman, Reski Suhendra, yang diduga merupakan “tangan kanan” di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Angka transaksi mencurigakan mencapai Rp2 miliar, sebagaimana terpantau di rekening atas nama Reski di Bank BCA dan beberapa bank lain. Dana itu dituding digunakan untuk kepentingan pribadi, operasional politik, dan pencitraan.

Baca Juga :  Indonesia Negara Maritim, Tapi Kebijakan Masih Daratan? Ini Kata Risal Abusama

“Kami menduga pemotongan dilakukan tidak melalui mekanisme resmi, dan justru dimanfaatkan untuk agenda kampanye terselubung,” ujar Abdillah Putra, Ketua Umum Aliansi Mahasiswa.

Dugaan tindak pidana korupsi ini mengarah pada pelanggaran Pasal 3 dan Pasal 12 huruf e UU Tipikor, serta indikasi pencucian uang melalui penyamaran dana di rekening pihak ketiga.

Tak hanya itu, Habibi Pratama, Sekretaris Umum Aliansi, juga mendesak audit khusus oleh BPKP dan Inspektorat Inhil terhadap realisasi APBD dua tahun terakhir. Mereka juga menuntut pembukaan data LHKPN milik Reski Suhendra karena adanya lonjakan transaksi tak wajar.

Baca Juga :  Albertina Ho Dilantik Jadi Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta

Batas waktu 14 hari diberikan kepada Kejati Riau. Jika tak ditindaklanjuti, Aliansi menyatakan siap menggelar aksi besar di depan Gedung Kejati Riau sesuai amanat UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Kami akan hadir dengan massa. Ini bukan ancaman, ini kewajiban moral,” tegas Abdillah.

Sementara itu Bupati yang berupaya dimintai tanggapan konfirmasi dengan media berupaya menghubungi Kominfo. Namun demikian belum merespon.

Polemik dalam sengkarut api – Ali 2 Milar Rupiah ini jauh sebelumnya telah di sorot Mahasiswa, seperti diberitakan jaringan Insertrakyat.com — ialah targettuntas.id dan Satuju.co. (Rom/Rom).

Memuat berita...
Lihat semua
Memuat berita Nasional...
Lihat semua
Memuat berita hukum...
Lihat semua

POLITIK

Memuat berita...
Lihat semua
METRO
Memuat berita Metro...
Lihat semua
TOPIK
Memuat berita...
Lihat semua
Memuat berita ragam...
Lihat semua
Memuat opini...
Lihat semua
Memuat Bilik Elipsis...
Jelajahi Bilik Elipsis