MOHAMAD TORIQ ANWAR, anak petani asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadi salah satu lulusan terbaik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026. Pada pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII di Kampus IPDN Jatinangor, tanda pangkatnya disematkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk penghargaan atas prestasinya.
Mohamad Toriq Anwar berasal dari keluarga petani sederhana. Orang tuanya bekerja sebagai petani, peternak bebek, sekaligus menjual telur bebek, sedangkan kakaknya bekerja di sebuah pabrik kayu. Dengan tekad melanjutkan pendidikan melalui sekolah kedinasan, Toriq mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN pada 2022.
Dalam proses seleksi, Toriq menghadapi keterbatasan biaya. Jarak dari Banyumas menuju Semarang sebagai lokasi seleksi mengharuskannya menyiapkan biaya transportasi dan administrasi. Meski demikian, ia berhasil melewati seluruh tahapan seleksi, mulai administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), pemeriksaan kesehatan, psikotes, hingga tes kesamaptaan. Nilai SKD yang diperolehnya mencapai sekitar 455 dan menempatkannya pada peringkat pertama di sesi seleksi serta peringkat kedua hasil akhir seleksi Provinsi Jawa Tengah.
“Alhamdulillah saya berhasil mendapatkan peringkat dua pada hasil akhir tes di Provinsi Jawa Tengah. IPDN merupakan sekolah kedinasan yang biaya pendidikan dan biaya hidupnya ditanggung negara,” ujar Mohamad Toriq Anwar, lulusan terbaik IPDN Tahun 2026, dikutip InsertRakyat.com dari release Kapuspen Kemendagri, Benni Irwan, Ahad (2/8/2026).
Prestasi tersebut mengantarkan Toriq menjadi satu dari tiga Purna Praja yang menerima penyematan tanda pangkat Pamong Praja Muda secara langsung dari Presiden Prabowo Subianto pada pelantikan Angkatan XXXIII di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Toriq mengaku momen tersebut menjadi pengalaman yang tidak pernah dibayangkannya. Menurutnya, penghargaan itu menjadi penyemangat untuk menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah setelah menyelesaikan pendidikan di IPDN.
“Saya merasa sangat bangga karena menjadi salah satu dari tiga orang yang disematkan langsung oleh Presiden. Ini merupakan pengalaman yang sangat membanggakan,” imbuhnya.
Menutup keterangannya, Toriq menyatakan kesiapan mengabdikan diri sebagai aparatur pemerintah. Ia berharap dapat memberikan kontribusi bagi pelayanan masyarakat dan pembangunan nasional sesuai tugas yang akan diembannya.



































