PADANG PANJANG, InsertRakyat.com — Menjaga organisasi seni agar tetap hidup selama puluhan tahun tidak cukup hanya dengan semangat berkesenian. Dibutuhkan manajemen yang mampu mengatur manusia, membagi kerja, mengelola sumber daya, sekaligus membaca perubahan zaman.
Hal itu disampaikan penulis sekaligus Founder Sekolah Menulis elipsis yang juga Pembina Komunitas Seni Kuflet, Muhammad Subhan, saat memberikan materi Manajemen Organisasi dalam Latihan Alam anggota baru Kuflet di Sekretariat Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Pendiri Kuflet, Dr. Sulaiman Juned, M.Sn., dan dimoderatori Avaruk, pengurus Kuflet.
Menurut Muhammad Subhan, anggota baru perlu memahami bahwa organisasi bukan sekadar tempat berkegiatan. Di dalamnya terdapat pembagian peran, tanggung jawab, aturan kerja, dan tujuan yang harus dicapai secara bersama.
“Manajemen organisasi pada dasarnya bagaimana kita mengelola sumber daya secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan bersama,” kata Muhammad Subhan.
Ia memperkenalkan fungsi dasar manajemen yang dikenal dengan POAC, yakni planning, organizing, actuating, dan controlling.
Planning atau perencanaan menjadi langkah pertama. Organisasi harus memiliki tujuan, strategi, serta tahapan kerja yang jelas sebelum sebuah kegiatan dilaksanakan.
Berikutnya organizing atau pengorganisasian. Pada tahap ini tugas dan tanggung jawab dibagi sesuai kemampuan anggota, termasuk mengatur struktur kerja dan kewenangan.
“Jangan sampai semua pekerjaan dibebankan kepada satu atau dua orang. Organisasi akan sehat kalau setiap orang memahami tugasnya,” ujarnya.
Fungsi ketiga adalah actuating atau penggerakan. Pengurus tidak cukup hanya memberikan instruksi, tetapi juga harus mampu membimbing dan memotivasi anggota agar bergerak bersama.
Sementara controlling dilakukan melalui pengawasan dan evaluasi. Setiap kegiatan perlu dilihat kembali untuk mengetahui apakah sudah sesuai dengan rencana atau masih membutuhkan perbaikan.
Muhammad Subhan juga menjelaskan konsep 6M sebagai unsur penting dalam pengelolaan organisasi, yakni man, money, material, machine, method, dan market.
Man berkaitan dengan manusia dan kompetensinya. Money menyangkut keuangan. Material berupa kebutuhan dan perlengkapan kegiatan. Machine berkaitan dengan teknologi. Method menyangkut metode atau standar kerja, sedangkan market berkaitan dengan ruang publik atau sasaran organisasi.
“Manusia tetap menjadi unsur penting. Teknologi secanggih apa pun tidak akan berjalan tanpa manusia yang mampu mengelolanya,” katanya.
Muhammad Subhan menilai penerapan manajemen yang baik dapat mencegah kekacauan dalam organisasi. Pembagian tugas menjadi lebih jelas, waktu dan biaya dapat digunakan secara efisien, serta organisasi lebih siap menghadapi perubahan.
Ia kemudian mengaitkan materi tersebut dengan perjalanan Kuflet yang kini memasuki usia 29 tahun.
Selama hampir tiga dekade, Kuflet tetap menjalankan berbagai kegiatan seni, sastra, dan literasi. Aktivitasnya tidak hanya berlangsung di Sumatera Barat, tetapi juga menjangkau berbagai kota di Indonesia hingga mancanegara.
“Bertahan selama 29 tahun bukan pekerjaan mudah. Organisasi harus terus bergerak, merawat anggota, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” ujar Muhammad Subhan.
Latihan Alam tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan anggota baru Kuflet. Selain memperkuat pengalaman berkesenian, kegiatan itu diarahkan untuk menanamkan pemahaman tentang kerja kolektif, kedisiplinan, kepemimpinan, dan keberlangsungan organisasi.
Penulis: Soeryadarma Isman
Editor: Supriadi Buraerah























































