PADANG PANJANG, InsertRakyat.com — Komunitas Seni Kuflet membekali anggota baru dengan pengetahuan seni, pengelolaan organisasi, dan pengembangan diri melalui latihan alam yang digelar Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga malam itu dipusatkan di Sekretariat Kuflet dan area sekitarnya di Kota Padang Panjang.

Latihan alam tersebut dibuka secara resmi oleh pendiri sekaligus penasihat Komunitas Seni Kuflet, Dr. Sulaiman Juned, M.Sn.

Ketua Harian Kuflet, Nofal Dwi Saputra, mengatakan, kegiatan itu menjadi bagian dari proses pembentukan anggota baru agar memiliki pemahaman seni sekaligus kemampuan berorganisasi.

“Melalui latihan alam ini, Komunitas Seni Kuflet berupaya membekali anggota baru dengan pemahaman dan kemampuan berorganisasi, serta pengalaman kebersamaan sebagai bagian dari proses pembentukan generasi seniman yang berkarakter,” ujar Nofal.

Ketua Panitia Pelaksana Dava Alfatir mengatakan, peserta mendapatkan sejumlah materi yang berkaitan dengan seni, organisasi, dan pengembangan diri.

Materi “Artistik Wujud dan Keindahan Ekspresi” disampaikan Dr. Adri Yandi, S.Sn., M.Sn., yang merupakan alumni Kuflet. Materi “Manajemen Organisasi” disampaikan Muhammad Subhan.

Latihan Alam anggota baru Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Dok. Kuflet/InsertRakyat.com)

Sementara itu, pendiri Kuflet, Dr. Sulaiman Juned, M.Sn., menyampaikan materi “Proyeksi Keinginan Vs. Proyeksi Artistik”.

Menurut Dava, rangkaian kegiatan tidak hanya diisi dengan penyampaian materi. Panitia juga menyelipkan berbagai permainan yang melibatkan peserta.

Suasana kegiatan berlangsung akrab dan interaktif. Permainan menjadi bagian dari proses membangun komunikasi dan kebersamaan antaranggotanya.

Salah seorang pendiri Kuflet, Maizul, mengatakan kehadiran sejumlah alumni dalam latihan alam turut memperkuat proses pengenalan nilai-nilai komunitas kepada anggota baru.

“Alumni turut hadir dan memberikan materi serta pengalaman kepada anggota baru. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam memperkenalkan nilai-nilai, pengalaman berkesenian, dan perjalanan organisasi kepada generasi penerus komunitas yang telah berusia 29 tahun ini,” katanya.

Novelis Lima Bintang asal Padang Panjang itu menilai pengalaman para alumni dapat menjadi jembatan bagi anggota baru untuk mengenal lebih dekat perjalanan Kuflet sekaligus memahami proses berkesenian yang telah berlangsung selama hampir tiga dekade.

Salah seorang peserta, Fadhil, mengaku menikmati rangkaian kegiatan meskipun harus mengikuti aktivitas sejak pagi hingga malam.

“Capek, tapi asyik. Rangkaian kegiatan sejak pagi hingga malam sangat menyenangkan,” katanya.

Fadhil juga menantikan materi meditasi yang dimentori Sulaiman Juned. Menurutnya, materi tersebut menarik karena berkaitan dengan pengembangan imajinasi dan kekuatan pikiran.

“Materi meditasi menjadi bagian yang paling mengasyikkan bagi saya,” ujarnya.

Nofal mengatakan, latihan alam tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan teknis anggota baru dalam berkesenian.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai kebersamaan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan berorganisasi.

Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal bagi anggota baru dalam menjalani proses berkesenian dan berorganisasi di Komunitas Seni Kuflet.

Penulis: Avaruk
Editor: Muhammad Subhan