JAKARTA, INSERTRAKYAT.com — Pemerintah menetapkan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta kelompok rentan sebagai prioritas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tingkat Menteri yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Rapat juga membahas penyempurnaan pendataan penerima manfaat dan tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Rakortas mengevaluasi pelaksanaan Program MBG sekaligus menetapkan langkah percepatan pendataan penerima manfaat. Pemerintah memusatkan perhatian pada wilayah Papua, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku, serta daerah dengan angka stunting yang masih tinggi.
Dalam rapat tersebut, pemerintah menargetkan pendataan penerima manfaat di wilayah 3T selesai dalam pekan ini. Selain itu, sasaran prioritas mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita agar penyaluran program berlangsung sesuai data yang telah diverifikasi.
“Pendataan yang 3T akan selesai dalam minggu ini, karena minggu lalu kita rapat satu bulan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyatakan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri siap menyediakan dukungan data kependudukan untuk proses verifikasi penerima manfaat sehingga pelaksanaan Program MBG lebih akurat.
Rakortas turut dihadiri Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri PANRB Rini Widyantini, serta pejabat kementerian dan lembaga terkait.
Pemerintah akan melanjutkan penyempurnaan data penerima manfaat dan penguatan operasional SPPG sebagai bagian dari tahapan pelaksanaan Program MBG di berbagai daerah.
Pelaksanaan hasil Rakortas akan ditindaklanjuti oleh kementerian dan lembaga terkait sesuai tugas masing-masing, termasuk penyelesaian pendataan di wilayah prioritas sebelum tahap berikutnya dijalankan.
Ikuti berita terbaru. Dapatkan juga pembaruan informasi melalui media sosial InsertRakyat.com. Untuk Saluran whatsap
Penulis : Syamsul Bahri
Editor : Tim Redaksi













































