Aceh Timur– Tujuh bulan pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah Aceh dan di Kabupaten Aceh Timur, Masyarakat para pedagang dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mulai mempertanyakan realisasi bantuan yang hingga kini tak kunjung ada kejelasan.Rabu (18/6/2026)

Salah seorang pedagang di ibu kota Kabupaten Aceh Timur yang berinisial I mengatakan, hingga saat ini para pelaku usaha masih menunggu kepastian terkait bantuan UMKM maupun bantuan pasca bencana yang diharapkan dapat membantu memulihkan perekonomian mereka.

“Kami sudah hampir tujuh bulan pasca banjir. Modal usaha sudah menipis bahkan ada yang habis. Sampai sekarang belum ada kejelasan kapan bantuan UMKM maupun bantuan korban banjir akan direalisasikan. Kami tidak tahu harus mengadu ke mana lagi,” ujarnya kepada media ini.

BACA JUGA :  Sat Reskrim Polres Aceh Selatan Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Pencurian ke Kejaksaan

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Pemerintah Aceh, maupun Pemerintah Pusat dapat segera memberikan kepastian terkait bantuan yang sangat dinantikan oleh para pedagang dan pelaku usaha yang terdampak banjir.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh M, seorang pengusaha pangkas rambut di Aceh Timur. Menurutnya, kondisi usaha yang dijalankan semakin sulit akibat keterbatasan modal dan belum adanya bantuan yang diterima.

“Kami sudah lelah menunggu. Modal usaha semakin berkurang, sementara bantuan UMKM dan bantuan pasca banjir belum juga cair. Kami berharap pemerintah dapat segera memberikan perhatian agar para pelaku usaha kecil bisa bangkit kembali dan meningkatkan perekonomian keluarga,” katanya.

BACA JUGA :  Sebar Link Berita Hoaks, HS Di laporkan Polisi

Para pedagang dan pelaku UMKM yang terdampak banjir berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata dan mempercepat proses penyaluran bantuan, sehingga mereka dapat kembali menjalankan usahanya dan memulihkan perekonomian yang sempat terpuruk akibat bencana banjir.

“Jadup dan Stimulan”

Sementara itu masyarakat Aceh Timur korban banjir masih bertanya-tanya apakah bantuan banjir seperti Jadup dan Stimulan serta kerusakan rumah masih ada kelanjutannya seperti 7643 penerima dan untuk tahap selanjutnya kapan.ujar salah seorang masyarakat Aceh Timur di kecamatan Pante Bidari.

BACA JUGA :  KUPAS TUNTAS : Tiga Prinsip Utama Pendaftaran Tanah Adat di Indonesia

“Kita berharap kepada pemerintah Aceh Timur seperti komitmennya memperjuangkan hak korban banjir dengan jumlah 41 ribu namun untuk tahap selanjutnya belum ada kejelasan yang pasti.

“Kami berharap akan ada bantuan dari pemerintah walaupun itu hanya Jadup ataupun Stimulan, daerah kabupaten Aceh lainya ada yang sudah mendapatkan tahapan 3 dan kemungkinan pun sudah terealisasi semua kepada masyarakat korban banjir dan di Aceh Timur sendiri seperti diam di tempat.

Harapan besar kepada Pemkab Aceh Timur untuk dapat terus mendesak pemerintah pusat agar para korban banjir mendapatkan haknya.Pungkasnya.

 

Laporan : Iqbal

Buku-buku karya Muhammad Subhan juga dapat dipesan melalui LINI BUKU Padang. Untuk informasi dan pemesanan, silakan menghubungi admin LINI BUKU di nomor kontak: 0813-6303-840 .

Terima kasih kepada para pembaca yang telah memiliki dan mendukung hadirnya buku-buku ini.