GOWA, InsertRakyat.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Gowa terus mengintensifkan edukasi tertib berlalu lintas kepada kalangan pelajar. Kali ini, pembinaan dan penyuluhan (Binluh) diberikan kepada siswa-siswi Patroli Keamanan Sekolah (PKS) SMP Negeri 1 Sungguminasa, Senin (3/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Habibu Kulle mulai pukul 07.00 – 08.00 WITA itu dipimpin personel Satlantas Polresta Gowa sebagai bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman, disiplin, dan bebas dari perilaku negatif.
Personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Ipda Dirnayani, SH, Aiptu Ahriansa, Brigpol Eka Puspita, dan Bripda Rifky Putra Pratama.
Dalam penyuluhan tersebut, para siswa dibekali pemahaman mengenai etika berlalu lintas, pentingnya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), serta peran anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS) sebagai teladan dalam menegakkan disiplin dan menjaga keamanan di lingkungan sekolah.
Selain membahas keselamatan berkendara, Satlantas Polresta Gowa juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi tindakan bullying karena dapat berdampak buruk terhadap kondisi mental korban. Edukasi juga mencakup pentingnya menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara serta tidak berboncengan lebih dari dua orang demi keselamatan di jalan.
Pada kesempatan tersebut, personel Satlantas turut menyosialisasikan penerapan **Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik agar para pelajar memahami sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi yang kini diterapkan.
Kasat Lantas Polresta Gowa, AKP Hasan Fadhlyh saat dikonfirmasi InsertRakyat.com mengatakan, pembinaan kepada pelajar merupakan langkah strategis untuk membentuk generasi yang sadar hukum, disiplin, dan mengutamakan keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.
“Kami ingin menanamkan budaya disiplin sejak usia sekolah. Anggota PKS harus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, memberi contoh yang baik kepada teman-temannya, sekaligus membantu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan bebas dari bullying,” ujar AKP Hasan Fadhlyh.
Ia menambahkan, sosialisasi ETLE juga diberikan agar para pelajar memahami bahwa penegakan hukum lalu lintas kini dilakukan secara modern dan berbasis teknologi sehingga diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polresta Gowa berharap para anggota PKS dapat menjadi agen perubahan yang menularkan budaya tertib berlalu lintas, disiplin, dan saling menghormati, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Editor: Azhari





















