DEBRECEN, Insertrakyat.com– Paduan suara anak asal Indonesia, The Resonanz Children’s Choir (TRCC), di bawah pimpinan konduktor Avip Priatna, kembali mengukir prestasi internasional.

TRCC berhasil meraih gelar Grand Prize Winner (Juara Umum) pada ajang paduan suara bergengsi 30th Béla Bartók International Choir Competition yang berlangsung di Debrecen, Hungaria.

Selain meraih gelar juara umum, TRCC juga memboyong Juara Pertama Kategori Children’s Choir dengan nilai 95,5 poin dan Juara Pertama Kategori Free Program dengan nilai 98 poin.

Tak hanya itu, konduktor Avip Priatna turut dianugerahi Conductor Prize for Outstanding Interpretation of Contemporary Pieces and Expressive Choral Sounding.

Kemenangan sebagai juara umum ini menghantarkan TRCC meraih tiket menuju babak final European Grand Prix for Choral Singing (EGP) 2027 di Arezzo, Italia.

Baca Juga :  Ketua Harian Dekranas Dorong Pemasaran Tenun di Belu NTT

Pada ajang EGP kelak, TRCC akan bersaing dengan para juara umum edisi 2026 dari berbagai kompetisi paduan suara bereputasi di Eropa.

Béla Bartók International Choir Competition merupakan ajang dua tahunan yang berfokus pada karya paduan suara a cappella kontemporer abad ke-20 dan ke-21.

Dalam kompetisi ini, seluruh peserta diwajibkan membawakan karya yang diciptakan setelah tahun 1945, kecuali karya komposer legendaris Hungaria, Béla Bartók.

Menyesuaikan dengan aturan khusus tersebut, TRCC menyusun program lagu bernuansa modern kontemporer.

Hal ini berbeda dari kebiasaan TRCC yang umumnya membawakan lagu tradisional atau lagu daerah Indonesia di panggung internasional.

Dalam kompetisi edisi ke-30 ini, TRCC berkekuatan 40 penyanyi dan menjadi salah satu dari 11 kontestan terpilih dari berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Afrika Selatan, Jerman, Turki, Puerto Riko, Latvia, dan Hungaria.

Baca Juga :  Kemendagri Bakal Gelar Forum Diskusi Aktual Bahas Strategi Implementasi WBE Perbaikan Gizi Nasional, BSKDB Harap Kesiapan Pemda

Pada kategori Free Program, TRCC bahkan bertanding melawan kelompok paduan suara dewasa.

Lagu-lagu yang dibawakan antara lain Magnus Maior Maximus karya Péter Tóth, Virágsirató karya József Karai, Spiritus Domini karya Michele Josia, serta 137 Hip-Street karya komposer muda Indonesia, Fero Aldiansya Stefanus.

Dari 11 kontestan, TRCC terpilih masuk ke babak Grand Prize bersama tiga peserta lain, yakni Riverside City College Chamber Singers (AS), Coralia-Concert Choir of the University of Puerto Rico (Puerto Riko), dan Maska Mixed Choir (Latvia).

Tampil dengan nomor urut pertama, TRCC berhasil memukau para juri yang diketuai oleh Georg Grün asal Jerman.

Baca Juga :  Denda Damai Menggeser Paradigma Dalam Pemberantasan Korupsi

Konduktor TRCC, Avip Priatna, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian anak-anak didiknya.

“Membawakan repertoar musik kontemporer abad ke-20 dan 21 merupakan tantangan yang sangat besar. Saya sangat bangga melihat kerja keras anak-anak ini. Mereka tidak hanya berhasil mengatasi tingkat kesulitan musik yang tinggi, tetapi juga mampu menyampaikannya dengan sangat baik di panggung internasional,” ujar Avip.

Duta Besar LBBP Republik Indonesia untuk Hungaria, Penny Dewi Herasati, yang hadir menyaksikan secara langsung, menyampaikan apresiasi dan rasa harunya.

“Mereka tidak sekadar menyanyikan lagu, tetapi juga menampilkan penguasaan teknik vokal, dinamika, artikulasi, serta musikalitas yang membutuhkan disiplin tinggi. Bangga sekali dan haru mendengar nama TRCC dipanggil sebagai pemenang,” ungkap Penny. (*/rls)

Penulis: Fitrah Helmy
Editor: Muhammad Subhan