Makassar, Insertrakyat.com – Aktivis Mahasiswa di Sulawesi Selatan menyoroti praktik perpajakan properti dan mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. Desakan ini muncul di tengah merosotnya kepercayaan publik terhadap pengelolaan pajak yang berada di bawah Kementerian Keuangan.

Menurut para aktivis, Abdul Azizul Gaffar, sektor pajak properti kerap rawan penyalahgunaan dan berpotensi menimbulkan kerugian negara. “Kami mendesak KPK untuk menelusuri seluruh aspek pajak properti di Sulawesi Selatan. Ini penting agar tidak ada lagi kebocoran penerimaan negara,” ujar Abdul Azizul Gaffar.

BACA JUGA :  KPK, Kemendagri dan Kemendikdasmen Luncurkan Buku Panduan Pendidikan Antikorupsi

Pernyataan itu menjadi sorotan publik setelah kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK beberapa waktu lalu menimbulkan pertanyaan mengenai integritas pejabat pajak. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait bagaimana penerimaan pajak dikelola dan digunakan.

Muhammad Abduh Azizul Gaffar di Gedung KPK, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. (Insertertakyat.com).

Aktivis menegaskan, pengawasan KPK sangat penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat dan memastikan pajak properti dikelola dengan transparan. Mereka juga menyindir soal evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan pajak agar lebih akuntabel dan bebas dari praktik korupsi. “Sektor pajak Property di Sulawesi Selatan perlu ditelusuri oleh KPK, dan evaluasi perlu dilakukan oleh DJP Kemenkeu,” kuncinya.

Buku-buku karya Muhammad Subhan juga dapat dipesan melalui LINI BUKU Padang. Untuk informasi dan pemesanan, silakan menghubungi admin LINI BUKU di nomor kontak: 0813-6303-840 .

Terima kasih kepada para pembaca yang telah memiliki dan mendukung hadirnya buku-buku ini.