JAMBI, InsertRakyat.com — Kementerian Perhubungan mendorong optimalisasi fungsi terminal bus sebagai simpul transportasi yang aman, nyaman, dan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Dorongan itu disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, saat meninjau Terminal Tipe A Alam Barajo dan Kantor Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Jumat (24/7/2026).

Menurut Aan, terminal memiliki peran strategis yang tidak terbatas pada tempat kedatangan dan keberangkatan penumpang.

Terminal juga menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan angkutan umum berjalan tertib, aman, dan nyaman.

Karena itu, peningkatan pelayanan perlu berjalan beriringan dengan optimalisasi fungsi serta pemanfaatan aset yang tersedia.

“Terminal penumpang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi ruang publik yang aman dan nyaman,” ujar Aan.

Ia menyebut potensi lahan dan fasilitas yang dimiliki terminal dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Kemenhub Pacu Alam Barajo Jadi Simpul Transportasi
Kemenhub Pacu Alam Barajo Jadi Simpul Transportasi. Aan (batik) sedang berbincang dengan masyarakat di lokasi. (Foto Kemenhub). 

Selain meningkatkan fungsi pelayanan, pemanfaatan aset terminal juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Dalam kunjungan tersebut, Aan mengapresiasi sejumlah fasilitas yang tersedia di Terminal Tipe A Alam Barajo.

Fasilitas itu antara lain Pojok Baca, toilet yang bersih, serta area kedatangan dan keberangkatan yang tertata.

Menurut dia, fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan terminal yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Namun, peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Kualitas pelayanan dan fasilitas di terminal harus terus ditingkatkan agar masyarakat merasa nyaman saat berada di area terminal,” katanya.

Selain fasilitas pelayanan, Aan juga mengapresiasi inovasi BPTD Kelas II Jambi dan pengelola Terminal Alam Barajo.

Inovasi itu dilakukan melalui kerja sama penyediaan sarana olahraga berupa tempat bermain biliar.

Kemenhub Pacu Alam Barajo Jadi Simpul Transportasi
Area tempat bermain di terminal. (Foto). 

Fasilitas tersebut ditempatkan sebagai sarana penunjang untuk meningkatkan aktivitas masyarakat di area terminal.

Aan menyebut inovasi tersebut dapat menjadi daya tarik tambahan selama tetap mendukung fungsi utama terminal.

“Ini inovasi yang bagus dan perlu kita apresiasi selama bisa mendukung fungsi utama terminal,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan fasilitas penunjang dapat mendorong masyarakat lebih sering datang ke terminal.

Dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, terminal diharapkan semakin dikenal sebagai ruang publik sekaligus simpul transportasi.

Kondisi itu juga diharapkan mendorong masyarakat memilih angkutan umum sebagai sarana perjalanan.

“Harapannya dengan adanya fasilitas penunjang seperti ini nantinya masyarakat semakin tertarik berkunjung untuk naik dan turun bus di terminal,” kata Aan.

Meski demikian, optimalisasi fungsi terminal tetap harus berjalan bersama dengan jaminan keselamatan transportasi.

Aan meminta seluruh kegiatan operasional terminal dilaksanakan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara benar dan konsisten.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan inspeksi keselamatan atau rampcheck terhadap bus.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi memenuhi persyaratan keselamatan.

Persyaratan tersebut mencakup aspek administrasi, awak kendaraan atau pengemudi, serta kelaikan jalan armada.

“Terminal juga harus mampu berperan dalam menjamin keselamatan perjalanan masyarakat,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta seluruh petugas melaksanakan SOP dengan benar, terutama dalam pelaksanaan rampcheck.

Setiap bus yang akan beroperasi harus dipastikan memenuhi persyaratan dan laik jalan.

Langkah itu diperlukan untuk menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat yang menggunakan layanan angkutan umum.

(Syam).