GOWA, InsertRakyat.com Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mengingatkan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak lengah mengawal setiap rupiah anggaran. Ia meminta fungsi pengawasan bekerja sejak awal untuk mencegah potensi kerugian daerah sebelum berubah menjadi persoalan yang lebih besar.

Pesan itu disampaikan Darmawangsyah saat membuka Seminar “Penguatan Komitmen Bersama: Strategi Efektif Pencegahan dan Pemulihan Kerugian Daerah” yang digelar Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa di Hotel Mercure Makassar, Jumat (7/8/2026).

Darmawangsyah meminta pimpinan OPD mengubah cara pandang terhadap pengawasan. Menurutnya, pengawasan tidak boleh hanya muncul ketika pemeriksaan berlangsung atau setelah persoalan terjadi. Pengawasan harus menjadi bagian dari proses kerja sejak perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi program.

“Saya ingin seluruh pimpinan perangkat daerah memiliki cara pandang yang sama bahwa pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan menjadi mitra strategis dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan,” tegas Darmawangsyah.

Ia menilai pemerintah tidak cukup hanya memastikan program pembangunan berjalan. Setiap OPD juga wajib memastikan pengelolaan keuangan berlangsung sesuai aturan, memiliki sistem pengendalian yang kuat, serta mampu membaca risiko sejak dini.

Karena itu, Darmawangsyah meminta kepatuhan terhadap regulasi, penguatan sistem pengendalian intern dan penerapan manajemen risiko tidak berhenti sebagai kewajiban administratif. Ketiganya harus masuk dalam setiap tahapan kerja pemerintahan hingga tingkat kecamatan.

Pengawasan Diminta Jadi Alarm Dini

Darmawangsyah menegaskan paradigma pengawasan harus bergeser. Inspektorat tidak semata-mata ditempatkan sebagai pihak yang menemukan kesalahan, tetapi sebagai mitra yang membantu perangkat daerah mencegah kesalahan sejak awal.

Sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Inspektorat Daerah memiliki posisi strategis sebagai konsultan, pendamping sekaligus quality assurance bagi perangkat daerah.

Menurutnya, pola tersebut memungkinkan setiap OPD mengidentifikasi persoalan lebih cepat dan memperbaiki sistem sebelum menimbulkan kerugian.

“Pencegahan harus menjadi prioritas. Namun apabila kerugian daerah tetap terjadi, penyelesaiannya harus dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan berkeadilan dengan mengutamakan pemulihan kerugian daerah sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Ia menegaskan kerugian daerah bukan sekadar persoalan angka dalam laporan keuangan. Ketika terjadi, dampaknya dapat mengurangi ruang fiskal pemerintah untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, setiap persoalan yang muncul harus menjadi bahan evaluasi untuk membenahi sistem. Pemerintah tidak boleh sekadar menyelesaikan akibat, tetapi harus menutup celah yang memungkinkan persoalan serupa kembali terjadi.

54 Pimpinan SKPD Ikuti Seminar

Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa Syahrul Syahrir mengatakan seminar tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan pimpinan perangkat daerah dalam memitigasi risiko pengelolaan keuangan sekaligus mempercepat pemulihan apabila kerugian daerah terjadi.

“Seminar ini kami harapkan menjadi media penguatan komitmen para pimpinan SKPD dalam memitigasi risiko keuangan daerah sekaligus mempercepat pemulihan kerugian daerah melalui tata kelola yang semakin baik,” ujar Syahrul.

Seminar membahas strategi pencegahan penyimpangan keuangan daerah, penguatan sistem pengendalian intern serta mekanisme penyelesaian dan pemulihan kerugian daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sebanyak 54 pimpinan SKPD, empat staf ahli bupati dan enam kepala bagian mengikuti kegiatan tersebut.

Selain Wakil Bupati Gowa, seminar menghadirkan narasumber dari BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis Peter.

Pemkab Gowa menargetkan seminar tersebut menghasilkan langkah konkret di masing-masing perangkat daerah. Pengawasan diharapkan tidak berhenti pada pemeriksaan, tetapi bekerja sebagai sistem peringatan dini untuk menjaga anggaran daerah tetap berada pada jalurnya dan memastikan manfaatnya kembali kepada masyarakat.

Ikuti berita terbaru. Dapatkan juga pembaruan informasi melalui media sosial InsertRakyat.com. Untuk Saluran (whatsapp channel

Editor: Azhari