MALAIYSIA INSERTRAKYAT.COM — Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjenguk Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar yang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Penang, Malaysia, Selasa (25/8/2026). Kunjungan itu dilakukan atas penugasan Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan salam dan doa bagi pemulihan Wali Nanggroe.

Tito datang setelah Presiden Prabowo menerima laporan mengenai kondisi Tgk. Malik Mahmud yang telah menjalani perawatan dan pemulihan di Penang selama hampir tiga bulan.

Dalam pertemuan tersebut, Tito menyampaikan salam hormat serta doa Presiden agar Wali Nanggroe segera pulih dan dapat kembali ke Aceh. Pesan itu disampaikan langsung kepada Tgk. Malik Mahmud dalam kunjungan tersebut.

Baca Juga :  DANANTARA JEJAKI KERJA SAMA STRATEGI BERSAMA TONY BLAIR

Perhatian pemerintah pusat itu berkaitan dengan kedudukan Wali Nanggroe dalam kehidupan masyarakat Aceh. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, Lembaga Wali Nanggroe merupakan kepemimpinan adat yang independen dan berwibawa serta memiliki peran sebagai pemersatu masyarakat Aceh.

Kondisi kesehatan Tgk. Malik Mahmud dilaporkan terus membaik. Kepada Tito, ia menyampaikan bahwa proses pengobatannya hampir selesai dan telah memasuki tahap pemulihan penuh.

Baca Juga :  Remaja Jadi Korban Pembusuran di Makassar

Jika tidak ada kendala dalam proses pemulihan, Tgk. Malik Mahmud berencana kembali ke Aceh pada awal September 2026. Tito menyambut perkembangan tersebut dan berharap seluruh tahapan pemulihan diselesaikan sesuai anjuran tim medis.

Selama menjalani perawatan, aktivitas kelembagaan Wali Nanggroe tetap berjalan melalui komunikasi daring. Pada Juli 2026, misalnya, Tgk. Malik Mahmud mengikuti forum Mahkamah Agung terkait penyusunan naskah akademik pembentukan Pengadilan Niaga Syariah ketika masih menjalani pemulihan dan fisioterapi ortopedi di Penang.

Baca Juga :  Makna, Hidup dari Menulis di Dunia yang Tidak Baik-Baik Saja

Kunjungan tersebut juga menunjukkan jalur komunikasi pemerintah pusat dengan unsur masyarakat Aceh tetap berjalan selama masa pemulihan Wali Nanggroe. Namun, agenda kepulangan ke Aceh masih bergantung pada kondisi kesehatan dan anjuran tim medis.

Tgk. Malik Mahmud sendiri menyampaikan kepada Tito bahwa proses pengobatannya hampir selesai. Ia merencanakan kembali ke Aceh pada awal September apabila tidak terdapat kendala dalam pemulihan.

.

.

.

Penulis : Mhd Iqbal

Editor    : Supriadi Buraerah

JELAJAHI INFORMASI

Baca berita dan informasi terbaru dari berbagai kategori. Klik tombol Baca Berita Pilihan untuk melihat selengkapnya.

BERITA TERKINI EDITORIAL

Bilik Elipsis

Ruang sastra, gagasan, dan percakapan kehidupan.

Ruang Renungan Setiap zaman berganti, tetapi manusia selalu mencari arti kehidupan. Renungan Bilik Elipsis
Jelajahi Bilik Elipsis →