GRESIK  INSERTRAKYAT.COM– Ketangguhan prajurit tidak hanya diukur dari kemampuannya menaklukkan medan operasi, tetapi juga dari kepeduliannya terhadap masyarakat. Semangat itulah yang ditunjukkan Resimen Bantuan Tempur 2 Marinir (Menbanpur 2 Mar) saat menutup rangkaian latihan operasi dukungan dan bantuan tempur Korps Marinir di Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (1/7/2026).

Penutupan latihan dipimpin langsung Komandan Pasmar 2, Mayor Jenderal TNI (Mar) Dr. Oni Junianto, S.A.P., M.M., M.Tr.Opsla., dan dihadiri Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, S.E., M.MB., beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan eratnya sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam memperkuat stabilitas wilayah sekaligus membangun ketahanan nasional dari tingkat daerah.

BACA JUGA :  Reskrim Polsek Menganti Bekuk Maling Motor

Di hadapan prajurit, Komandan Pasmar 2 menegaskan bahwa kesiapan tempur harus senantiasa berjalan seiring dengan kepekaan sosial. Seorang prajurit Marinir, kata dia, dituntut bukan hanya tangguh menghadapi dinamika operasi militer, tetapi juga sigap hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

Selama latihan berlangsung, prajurit Menbanpur 2 Marinir ditempa melalui berbagai skenario operasi yang menguji ketahanan fisik, ketepatan taktik, kecepatan manuver, hingga kemampuan membangun dukungan tempur di medan yang penuh tantangan. Berbagai fasilitas lapangan didirikan, mulai dari dapur lapangan untuk menjamin distribusi logistik, pos kesehatan guna memberikan layanan medis darurat, hingga pos pengamanan sebagai simpul pengendali keamanan area operasi.

BACA JUGA :  Reskrim Polsek Menganti Bekuk Maling Motor

Seluruh infrastruktur tersebut dirancang tidak hanya untuk menopang keberhasilan operasi militer, tetapi juga menjadi instrumen kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam maupun situasi darurat yang membutuhkan respons cepat, terukur, dan profesional.

Namun, penutupan latihan kali ini tidak berhenti pada demonstrasi kemampuan militer semata. Pasmar 2 bersama Pemerintah Kabupaten Gresik dan Forkopimda menghadirkan wajah humanis TNI melalui penanaman pohon, bakti kesehatan (Bakkes), serta bakti sosial (Baksos) bagi masyarakat sekitar.

Aksi tersebut menjadi pengejawantahan nyata program Pembinaan Teritorial (Binter) yang selama ini menjadi jembatan penguat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat bukan sekadar simbol kedekatan, melainkan bentuk pengabdian yang diwujudkan melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya.

BACA JUGA :  Reskrim Polsek Menganti Bekuk Maling Motor

Rangkaian kegiatan itu sekaligus menegaskan bahwa Korps Marinir tidak hanya dibentuk sebagai kekuatan tempur yang siap diterjunkan kapan pun negara memanggil, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi-misi kemanusiaan. Di balik ketegasan menghadapi ancaman, tersimpan kepedulian yang tumbuh dari semangat pengabdian kepada bangsa dan rakyat.

Penutupan latihan Menbanpur 2 Marinir pun menjadi penanda bahwa profesionalisme prajurit bukan hanya tercermin dari kecakapan bertempur, melainkan juga dari kemampuannya merawat harmoni, membangun solidaritas sosial, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. (Johan).

Buku-buku karya Muhammad Subhan juga dapat dipesan melalui LINI BUKU Padang. Untuk informasi dan pemesanan, silakan menghubungi admin LINI BUKU di nomor kontak: 0813-6303-840 .

Terima kasih kepada para pembaca yang telah memiliki dan mendukung hadirnya buku-buku ini.