KOLAKA, — Proyek rehabilitasi gedung SMA Negeri Pomalaa yang menelan anggaran sebesar Rp6.580.000.000 (enam miliar lima ratus delapan puluh juta rupiah) dari APBD Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025 kini  menuai sorotan.

Di sana proyek terkuak mengalami  sejumlah masalah, mulai dari indikasi pelanggaran teknis dan kualitas pekerjaan. Rabu (18/3/2026).

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menyatakan siap menindaklanjuti temuan yang ada.”Iya, terima kasih masukannya. Nanti habis lebaran ditindaklanjuti,”kata Firman.

BACA JUGA :  Kejari Kolaka Coba Cari "Nona" Dan Telusuri Dugaan Fee Proyek SMA 1 Pomalaa

Informasi awal bermula dari warga sekolah yang melaporkan adanya kejanggalan dalam proses pembangunan. Berdasarkan laporan tersebut, tim InsertRakyat.com melakukan Investigasi langsung ke lokasi proyek dan menemukan sejumlah indikasi pelanggaran. Hingga berita ini didirikan awak media masih mengumpulkan informasi lebih lanjut.

(Ibhar-Red).